Lokasi kantor PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PT PCM) yang bersinggungan dengan Proyek dermaga VII, Pelabuhan Merak, Cilegon. Foto Dokumentasi selatsunda.com

CILEGON, SSC – Rencana pelepasan aset baik lahan dan gedung PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PT PCM) yang akan digunakan oleh PT ASDP untuk ekspansi Dermaga VII, Pelabuhan Merak mulai mengerucut. Dari hasil yang dihitung oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP), harga lahan seluas 1.800 meter persegi dan bangunan milik BUMD Kota Cilegon ini ditaksir Rp 15,6 miliar.

“Kita sesuai dengan appraisal saja, itu sekitar Rp 15, 6 miliar. Itu appraisal dari ASDP,” Ungkap Plt Direktur Utama PT PCM, Arief Rivai Madawi ditemui saat di Kantor Walikota Cilegon, Rabu (14/11/2018).

Arief menjelaskan, persoalan yang sebelumnya sempat mendera kedua pihak kini telah terselesaikan berdasarkan Memorandum of Understanding (MOU) atau penandatangan nota kesepakatan bersama yang dibuat. Diperkirakan pelepasan aset akan difinalisasi pada bulan Februari 2019 mendatang.

Disinggung soal penggunaan dana dari hasil pelepasan aset itu, lebih jauh dijelaskan Arief, akan digunakan PCM untuk merenovasi kantor baru di Wilayah Kecamatan Grogol.

“Untuk ngebangunlah. Kan ganti kantor lagi, sarana dan prasarana. Kita kan punya kantor di Grogol, yang dekat Mitsubishi. Itu kan lahan kita, aset PCM. Jadi itu nanti kita rombak lagi, sekarang 4 lantai,” paparnya.

Sementara itu, Plt Walikota Cilegon, Edi Ariadi tak menampik ketika disinggung soal telah terjalin kesepakatan rencana pelepasan aset PCM kepada ASDP. Dana dari hasil pelepasan aset ini, Edi meminta PCM kedepan dapat memanfaatkannya untuk ekspansi pengembangan bisnis lain. Hal itu menurutnya perlu agar PCM selaku Badan Usaha Pelabuhan (BUP) tidak bergantung pada bisnis utamanya baik jasa pandu dan tunda tugboat.

“Jadi buat ngebangunnya gedung kembali Rp 9 miliar, kan ada sisanya Rp 7 miliar. Coba sih berusaha yang lain, jangan tugboat tunda dan pandu saja. Apakah air, apakah spring oil, seperti (bisnis) pengelolaan limbah. Limbah-limbah itu, minyaknya dibersihkan oleh kita. Jadi BUP itu kan bukan hanya pandu dan tunda, ada airnya, ada bunker minyaknya dan segala macam. Coba nambah usahanya,” terangnya. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here