CILEGON, SSC – Pemerintah Kota Cilegon selaku pemegang saham PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) memutuskan akan melaksanakan lelang jabatan untuk mengisi dua posisi direksi definitif yang kosong. Keputusan itu diambil mempertimbangkan keberlangsungan bisnis PCM ke depan yang hanya akan difokuskan pada jasa pemanduan kapal tugboat.
Pelaksana Tugas (Plt) Komisaris PCM, Epud Saepudin menyatakan, pihaknya dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) membahas dua hal. Kedua hal itu menyangkut persiapan panitia seleksi (pansel) lelang jabatan dan penentuan jumlah direksi yang akan dilelang. Kata Epud, PCM telah memutuskan untuk melakukan lelang dua jabatan direksi dari yang sebelumnya diisi tiga direksi.
“Kalau yang kemarin ada 3 direksi, sekarang ada dua lah dengan rencana kegiatan pemanduan dan kegiatan jasa kapal,” ungkapnya usai RUPSLB di salah satu hotel di Cilegon, Selasa (25/5/2021).
Dirinci Epud, dua jabatan direksi yang akan dilelang itu untuk mengisi jabatan direktur utama dan direktur.
“Diretur utama di bawahnya direktur. Nanti Istilahnya apa, direktur operasional atau apa, dibawahnya manager-manager,” paparnya.
Ia menerangkan, pengurangan jabatan direksi dari yang sebelumnya 3 direksi dan saat ini menjadi 2 direksi sudah sesuai aturan yang berlaku. Pengurangan itu pun diputuskan dengan menyesuaikan perkembangan bisnis PCM saat ini. Soal kapan lelang jabatan akan dibuka, kewenangan ada di tim pansel.
“Artinya memang dengan (melihat) kebutuhan saat ini PCM dan dalam kegiatan yang masih seperti ini, cukup dengan dua (posisi direktur) itu,” tuturnya.
“Itu (pelaksanaan lelang) ada di tim pansel,” pungkasnya. (Ully/Red)

