Anggota mengikuti rapat paripurna di DPRD Cilegon. (Foto Dokumentasi)

CILEGON, SSC – Tugas dan pekerjaan 40 anggota DPRD Kota Cilegon periode 2019-2024 masih belum berjalan secara efektif karena Penyusunan Tata Tertib (Tatib) dan Pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) masih menunggu Pelantikan Calon Pimpinan DPRD Definitif. Namun dibalik itu terdengar dari 8 fraksi yang terbentuk sudah mulai ancang-ancang mengincar jatah posisi di AKD khususnya Jabatan Pimpinan Ketua Komisi.

Diketahui pada periode 2014-2019 dengan jumlah anggota sebanyak 35 orang terbentuk tiga komisi baik Komisi I, II dan III. Rencananya pada periode ini dengan jumlah 40 orang anggota dewan, pembentukan di AKD akan menjadi 4 komisi.

Wakil Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Cilegon, Anugrah Chaerullah tidak mengelak ada keinginan partainya bisa duduk sebagai pimpinan salah satu komisi di DPRD. Sebagai parpol yang meloloskan 4 kader di palemen, kata dia, fraksi PAN berpengharapan bisa menempatkan kadernya duduk di pimpinan dalam AKD.

“Semua punya harapan, sama pasti begitu. Apalagi kursi kita sama-sama berjumlah 4. Kan ada Partai Berkarya dan lainnya. Tidak memungkiri, kita punya keinginan,” tuturnya, Jumat (20/9/2019).

Sejauh ini, perbincangan tentang pimpinan komisi dan AKD lainnya intens dibahas sesama anggota DPRD. Besar kemungkinan dari jumlah anggota sebanyak 40 orang pada periode ini akan terbentuk 4 komisi.

“Kita intinya, acuan-(tata tertib)-nya. Komisi ini bertambah atau tidak?. Ini kan belum terbentuk, kita kan belum tahu dan baru berandai-andai 4 komisi. Harapan kita bisa bertambah jadi 4, kalaupun iya, nanti kita bicarakan mekanismenya dengan teman-teman,” paparnya.

Ia menerangkan, Fraksi PAN masih menunggu mekanisme yang berjalan. Pembentukan AKD masih menunggu penyusunan Tatib dimana secara simultan akan dilaksanakan jika sudah terdapat pimpinan DPRD definitif.

“Kita lihat saja nanti saat pansus tatib. Saat ini kita masih menunggu (Pimpinan DPRD) definitif,” urainya.

Sementara, bukan hanya PAN yang berkeinginan duduk pimpinan komisi namun parpol lain seperti Partai Berkarya jauh sebelum pelantikan telah terang-terangan memberi pernyataan mengincar jatah kursi tersebut.

Baca : Berkarya Cilegon Incar Kursi Ketua Komisi DPRD

Ketua Fraksi Partai Berkarya DPRD Cilegon, Dimas Saputra mengatakan, fraksi Berkarya sudah membahas di internal untuk menempatkan anggota di AKD. Namun untuk melangkah ke arah tersebut, kata dia, pihaknya masih menunggu pelantikan Pimpinan DPRD definitif.

“Di internal fraksi sudah bicarakan itu. komunikasi untuk penempatan teman-teman di komisinya. Cuman kan (pimpinan DPRD) ini belum definitif, dan akan membuat tatib. Komisi-komisi itu bidang-bidangnya kan ada di tatib, jadi kita masih menunggu,” terang dia.

Partai Golkar telah mendapat jatah Ketua DPRD Cilegon sebagai partai suara terbanyak dengan raihan jumlah 10 kursi. Unsur pimpinan lain yakni Wakil Ketua DPRD ditempati oleh Partai Gerindra diurutan kedua dengan 6 kursi dan PKS diurutan ketiga sebanyak 4 kursi.

Sementara PAN, Partai Berkarya dan PDIP yang berjumlah 4 kursi belum mendapat posisi jabatan strategis. Begitu juga partai lain baik Partai NasDem dengan 3 kursi, PPP dan Partai Demokrat 2 kursi serta PKB 1 kursi.

“Untuk AKD, yach kita obrolin. Yang sedang ramai memang itu. Dan itu yang memang yang sedang kita obrolin,” pungkasnya. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here