Foto lambang Partai Golkar (sumber google image)

CILEGON, SSC – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon telah menyelesaikan pleno perhitungan suara di Kantor KPU, Minggu (5/5/2019) kemarin sekitar pukul 03.00 WIB. Hasilnya, ada sejumlah partai politik yang diprediksi gugur dan ada juga yang maju melenggang ke parlemen. Partai Golkar menjadi partai dengan perolehan suara terbanyak pada pileg DPRD Cilegon 2019.

Berdasarkan data DB-1 yang diterima selatsunda.com, Partai Golkar memperoleh suara 58.781. Diprediksi dari hasil ini, Golkar mendapat jatah kursi di DPRD sebanyak 10 kursi. Sebagai partai yang memperoleh suara terbanyak, Golkar akan menduduki kursi Ketua DPRD Cilegon.

“Untuk pembicaraan itu (Ketua DPRD Cilegon 2019) masih belum. Ini kan baru selesai pleno perhitungan suara ditingkat kota, kita masih melaporkan dahulu hasilnya ke ketua partai,” ujar Sekretaris DPD II Golkar Cilegon, Sutisna Abbas dikonfirmasi, Senin (6/5/2019).

Hingga saat ini, Golkar masih menunggu keputusan resmi KPU RI terkait nama-nama caleg mana saja yang lolos ke DPRD Cilegon. Belum ada sedikit pun arah pembahasan tentang siapa nanti yang akan digadang-gadang menjadi Ketua DPRD Cilegon.

“Ini baru perolehan suara, belum penetapan. Jadi kita tunggu penetapan, orang-orangnya siapa  saja (caleg) yang ditetapkan. Itu kan masih ranah wilayah KPU. Kita tunggu itu dulu, tunggu penetapannya,” paparnya.

Baca : Ini Nama 40 Caleg yang Diprediksi Melenggang ke DPRD Cilegon

Sementara, Partai dengan peraih suara kedua terbanyak adalah Partai Gerindra. Partai besutan Prabowo Subianto ini meraih suara 34.500. Gerindra mendapat jatah sebanyak 6 kursi.

Pada posisi selanjutnya yakni partai suara terbanyak ketiga, keempat, kelima dan keenam diperoleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan suara sebanyak 26.133, suara PAN 25.331, suara Partai Berkarya sebanyak 24.912
dan Nasdem sebanyak 17.483 suara. Setelah itu, posisi selanjutnya adalah PDIP dengan suara 15.950, PKB 12.113, PPP 11.541 dan suara Partai Demokrat  sebanyak 11.880.

Untuk enam partai lain yakni PSI, Hanura, Partai Gerakan Perubahan Indonesia, PKPI, Perindo dan PBB diprediksi tidak mendapat jatah kursi. Keseluruhan suara yang diraih keenam partai ini minim. (Ronald/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?