Grup-1 Kopassus melaksanakan vaksinasi massal di bumi perkemahan Mako Grup 1 Kopassus, Kota Serang, Rabu (21/07/2021). Foto Istimewa

SERANG, SSC – Dalam mendukung percepatan program vaksinasi nasional, Grup-1 Kopassus melaksanakan vaksinasi massal di bumi perkemahan Mako Grup 1 Kopassus, Kota Serang, Rabu (21/07/2021).Vasinasi yang digelar selama dua hari mulai Hari ini hingga Besok Kamis, (22/7/2021) menyasar 500 masyarakat di mako.

Dalam pelaksanaan tersebut, Komandan Grup (Dan Grup) 1 Kopassus, Kolonel Inf I Gede Putra Yasa secara langsung meninjau pelaksanaan vaksinasi berpesan agar selalu mematuhi prokes covid-19.

Ketua Panitia, Mayor Inf Adi Novri Adinata Sikumbang mengatakan, pelaksanaan tersebut digelar dalam rangka mendukung pemerintah melakukan percepatan program vaksinasi nasional.

“Grup-1 Kopassus menyelenggarakan serbuan vaksinasi kepada warga desa binaan, sesuai program pemerintah. Kami laksanakan dengan target 500 orang,” katanya di lokasi, tadi pagi.

Baca juga  Wali Murid SDN di Cilegon Keluhkan Pembelian Buku Paket Ditengah Pandemi

Ia menerangkan, meski telah di vaksin, masyarakat tetap harus mematuhi prokes covid-19, dengan memakai masker hingga menjaga jarak.

Pihaknya berharap, masyarakat bisa memiliki kekebalan komunal atau herd immunity usai di vaksin dan bisa terhindar dari covid-19. Selama proses vaksinasi, prokes secara ketat dilakukan.

Vaksinasi dilakukan bersama Grup-1 Kopassus dan Dinkes Kota Serang. Sebelum disuntik, masyarakat harus mendaftar terlebih dahulu dan diperiksa kesehatannya.

“Kegiatan vaksin bekerjasama dengan Dinkes Kota Serang dan Persit Kartika Candra Group 1 Kopassus kepada masyarakat di areal 5 km dari Grup-1,” paparnya.

Sementara, salah satu peserta, Vina (23) yang mengikuti serbuan vaksin covid-19 berpesan agar masyarakat tidak takut disuntik. Warga Taktakan ini mengungkapkan, dengan vaksin akan menciptakan kekebalan komunal dan meningkatkan imunitas tubuh, dari serangan virus.

Baca juga  Razia PPKM Darurat, Petugas Sita Ratusan Botol Miras di Warung Jamu Cilegon

“Kan mau nikah, jadi vaksin dulu. Informasi hoax jangan percaya, saya di suntik vaksin juga enggak ngerasain apa-apa,” pungkasnya. (Ronald/Red)