CILEGON, SSC – Gubernur Banten, Wahidin Halim dengan tegas memecat kepala sekolah (kepsek) SMA/SMK di Banten yang terbukti melakukan pungutan liar (pungli). Hal itu disampaikan setelah mendapat banyak keluhan dari masyarakat.

“Saya sampaikan secara tegas, kepala sekolah yang melakukan pungli, langsung pecat. Jangan main-main sama saya. 2018, Pemprov Banten sudah menganggarkan dana total sebesar Rp1,2 triliun untuk pendidikan,” ujar Gubernur Banten, Wahidin Halim disela-sela kegiatan Rapat Koordinasi Daerah Pembinaan dan Pengawasan Gubernur di Aula DPRD Kota Cilegon, Rabu (9/5/2018).

Untuk menyikapi itu, sambung Wahidin, dirinya menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan Banten dan Kepala Inspektorat menyoroti langsung praktik pungli itu. Jika ditemukan, pinta Gubernur yang disapa WH itu, langsung ditindak seperti yang dilakukannya kepada Kepala SMKN 4 Tangerang, belum lama ini.

“Saya minta, inspektorat dan Kadis Pendidikan di Provinsi Banten untuk turun dan mengecek kebenaran praktik pungli ini. Tidak ada kata ampun untuk oknum nakal yang melakukan pungutan,” tegas WH.

WH menuturkan, praktik seperti itu semestinya tidak ada lagi karena Pemprov telah mengratiskan biaya pendidikan. Termasuk menyokong pendidikan dengan menganggarkan program Bantuan Operasional Sekolah (Bosda) di APBD Provinsi Banten 2018.

“Yang sebelumnya enggak ada bosda, Tahun ini kita (Provinsi,red) udah ada. Saya tidak mau dengar lagi ada praktik pungli di sekolah. Mau minta apa kepala sekolah, mau minta apa komite sekolah?,” tuturnya.

Sementara itu, Kadindik Provinsi Banten, Engkos Kosasih mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan sekolah maupun KCD (Kantor Cabang Dinas) terkait praktik pungli yang disampaikan Gubernur. Bilamana ditemukan, diminta langsung dilaporkan kepada pihaknya.

“Saya sudah kroscek ke sekolah-sekolah dan KCD terkait informasi itu. Kalau memang benar – benar di Cilegon ada pungutan yang dilakukan di sekolah, kami (Dindik Provinsi) minta data sekolah mana yang melakukan pungutan,” pungkasnya. (Ully/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here