Karoops Polda Banten Kombespol Amiludin Roemtaat didampingi Kabid Humas Polda Banten, AKBP Shinto Silitonga menyampaikan rilis terkait mitigasi bencana kepada awak media saat kegiatan Polda Banten di salah satu hotel di Kota Cilegon, Selasa (8/11/2021). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

 CILEGON, SSC – Kapolda Banten, Irjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho menginstruksikan kepada seluruh Kapolres di wilayah hukum Polda Banten untuk segera mengidentifikasi wilayah yang rawan bencana dan memetakan lokasi mitigasi bencana sehubungan dengan fenomena La Nina. Instruksi tersebut disampaikan oleh Karoops Polda Banten Kombes Pol Amiludin Roemtaat.

Karoops Roemtaat menyampaikan, dari hasil rapat koordinasi lintas instansi tentang Kewaspadaan dan Mitigasi Bencana yang diselenggarakan di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Polda Banten pada Senin (8/11/2021) Kemarin, terdapat 8 instruksi yang ditekankan Kapolda Banten untuk menyiapkan rencana aksi mitigasi bencana.

Jajaran, kata dia, diminta untuk
menginventarisir kerawanan bencana, melaksanakan apel siaga dan simulasi bencana, terjun langsung memberikan pertolongan dan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana. Kemudian menyiapkan tempat-tempat penampungan yang aman dengan sanitasi yang baik dilengkapi dapur umum. Selanjutnya kepada jajaran Reserse diminta untuk bertindak tegas pelaku pembalakan liar dan penambangan ilegal yang berdampak pada bencana alam.

Baca juga  Komunitas Difabel di Cilegon Butuh Perda Pelindungan Disabilitas

“Jadi semua harus dipersiapkan. Termasuk alat-alat apa saja yang dibutuhkan harus ada. Jangan sampai terjadi kejadian di beberapa tahun lalu,” kata Karoops kepada awak media usai kegiatan Rapat Koordinasi Kemitraan Objek Vital Ditpamovit Polda Banten 2021 yang digelar di salah satu hotel di Kota Cilegon, Selasa (9/11/2021).

Pihaknya meminta agar seluruh jajaran dapat benar-benar memetakan potensi kerawanan bencana. Sehingga rencana aksi
mitigasi bencana sudah disiapkan dengan matang.

“Untuk seluruh Kapolres tolong mapping wilayahnya yang potensial terjadi bencana banjir dan longsor, sehingga kita dapat menyusun rencana kontijensi pada daerah rawan bencana tersebut,” lanjutnya.

Ia menyatakan, saat ini seluruh personel Polda Banten telah dipersiapkan untuk mitigasi bencana. Personel yang disiapkan yakni dari Brimob Banten, Samapta Polda Banten dan Pol Air Polda Banten.

Baca juga  Tembok Penahan Tanah di Cupas Kulon Grogol Ambrol

“Seluruh personel sudah kami siapkan termasuk peralatan apa saja yang dibutuhkan ketika terjadi bencana tersebut,” bebernya.

Senada dengan Karoops, Kabid Humas Polda Banten, AKBP Shinto Silitonga menjelaskan, terdapat 3 Kecamatan di wilayah Kabupaten Lebak yang berpotensi terhadap bencana banjir akibat hujan berkepanjangan. Tiga kecamatan tersebut berada di Kecamatan Rangkasbitung, Kecamatan Kalanganyar dan Kecamatan Cibadak.

“Selain di 3 kecamatan di Kabupaten Lebak yang harus diwaspadai, kami (Polda) Banten juga mewaspadai potensi meluapnya sungai Ciujung yang pernah meluap hingga ke perlintasan jalan tol yang terjadi pada 2014 silam,” beber Kabid Humas.

Oleh karena itu, ia meminta kepada seluruh Kapolres di Banten dan Pemerintah Daerah (Pemda) se-Provinsi Banten untuk waspada terjadinya bencana akibat dampak La Nina. (Ully/Red)