CILEGON, SSC – Seluruh awak bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Terpadu Merak (TTM) menjalani tes kesehatan dan tes urine yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Banten. Hal itu dilakukan untuk memastikan kesiapan sopir pada angkutan Hari Lebaran 2018.

Berdasarkan pantauan Selatsunda.com, puluhan sopir dan kernet bus mulai menjalani pemeriksaan kesehatan sejak pagi hari. Satu persatu, awak bus itu dites urine dan diambil sampel darah. Selain pemeriksaan itu, petugas juga melakukan ramp check bus bersama pihak kepolisian Polres Cilegon dan Denpom Merak.

Kasi Lingkungan Kesehatan Kerja dan Olahraga pada Dinkes Provinsi Banten Fathi mengatakan, pihaknya tidak menemukan adanya sopir maupun kernet yang positif terindikasi menggunakan narkoba maupul alkohol.

“Satu hari kita lakukan pemeriksaan, laporan tidak ada yang terbukti menkonsumsi alkohol atau narkoba,” kata Fathi kepada wartawan di lapangan, Rabu (6/6/2018).

Selain  di TTM, pemeriksaan kesehatan maupun test urine juga digelar di Terminal Labuan dan di Kabupaten Lebak. Hal itu dilakukan agar kesiapan awak bus menghadapi mudik dalam kondisi fit. Sehingga penumpang nyaman dan terhindar dari kecelakaan.

“Jangan sampai ada kecelakaan disebabkan oleh pengemudi yang tidak sehat. Kalau secara kesehatan mengemudi maksimal itu empat jam, jika sudah empat jam lebih baik istirahat. Sangat berbahaya jika lebih dari empat jam,” ucapnya.

Sementara itu, Kabid Angkutan pada Dishub Provinsi Banten Sipriano, Moniz Goncalpes menjelaskan, ramp check dilakukan untuk memastikan bus laik jalan. Bilamana bus laik, pemudik bisa berjalan lancar, aman, dan nyaman.

“Seluruh aspek kendaraan, mulai dari dokumen hingga kelengkapan serta kelaikan komponen kendaraan diperiksa. Komponen kendaraan seperti ban, fungsi rem, lampu, kemudi, nomor rangka mesin, dan yang lainnya, juga diperiksa supaya bus laik dan pemudik bisa aman, ” tuturnya (Ully/red)

Komnetar anda tentang berita diatas?