20.1 C
New York
Rabu, Juli 1, 2026
BerandaPemerintahanHingga September 2020, Kasus Gangguan Mata di Kota Serang Capai 20 Ribu

Hingga September 2020, Kasus Gangguan Mata di Kota Serang Capai 20 Ribu

-

SERANG, SSC – Kasus gangguan mata di Kota Serang setiap tahunnya mengalami peningkatan. Pada 2020, kasus gangguan mata seperti katarak, retina, dan gangguan mata lainnya tercatat sebanyak 19 ribu orang. Sementara hingga September 2020, kasusnya telah mencapai 20 orang.

Jumlah peningkatan kasus ini juga dapat dilihat dari masyarakat yang melakukan operasi mata. Pada tahun 2019, masyarakat yang melakukan operasi sebanyak 1.100 orang sedangkan pada tahun 2020 mencapai 1.200 orang.

“Ya, angkanya meningkat,” ungkap Direktur Utama RS Mata Achmad Wardi, Muhammad Batur Soleh usia melakukan launching alat medis retina dan glaukoma di salah satu Rumah Sakit di Kota Serang, Rabu (21/10/2020).

Umumnya, kata dia, penderita penyakit gangguan mata dominan berusia diatas 50 tahun. Sedangkan, pada penderita glaukoma bisa diderita oleh pasien berusia 20 tahun.

“Keluhan yang paling banyak dimulai dari pandangan mata kabur, kalau yang bekerja di sektor industri biasanya trauma mata karena tersiram atau terpapar bahan kimia, ada pula yang dimulai dari mata merah dan nyeri mata,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan, kasus gangguan mata dapat terjadi karena pola hidup yang tidak sehat. Rata-rata para pasien terdeteksi karena sering mengkonsumsi makanan manis yang berujung pada kencing manis dan berdampak pada kesehatan mata.

“Faktornya, mulai dari pola makan, biasanya terlalu sering mengkonsumsi makanan yang mengandung gula, sehingga kencing manis setelah beberapa tahun akan menderita gangguan retina dan katarak,” paparnya.

Ia berharap, masyarakat jika memiliki ciri-ciri gejala mata merah atau nyeri mata dapat langsung melakukan konsultasi ke rumah sakit terdekat.

“Bukan tidak bisa disembuhkan, bisa di cegah dengan melakukan general check up. Mata akan dilihat fisus atau mengecek tekanan bola mata,” sambungnya.

Sementara itu Walikota Serang, Syafrudin mengapresiasi kehadiran rumah sakit khusus mata di Kota Serang terlebih dapat membantu Dinas Kesehatan dalam menekan kasus ganguan mata.

“Jadi kami mengapresiasi kehadiran RS mata ini, tentu ini menjadi solusi untuk masyarakat Kota Serang yang mengalami gangguan mata dan tidak perlu jauh dirujuk ke daerah lain,” pungkasnya. (SSC-03/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2