20.1 C
New York
Jumat, April 17, 2026
BerandaEkonomiHingga September 2022, Realisasi Pajak Daerah Kota Cilegon Capai Rp 407 Miliar

Hingga September 2022, Realisasi Pajak Daerah Kota Cilegon Capai Rp 407 Miliar

-

CILEGON, Selatsunda.com – Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Cilegon mencatat realisasi pajak daerah hingga September 2022 mencapai Rp 407 miliar. Realisasi itu baru mencapai 64 persen dari target tahun ini sebesar Rp 645 miliar.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah Kota Cilegon, Dana Sujaksana mengatakan, realisasi pajak ini bersumber dari 10 jenis pajak. Diantara, pajak hiburan, pajak restoran, pajak hotel, pajak reklame, PBB-P2 dan pajak penerangan jalan.

“Dari 10 jenis pajak, potensi pajak terbesar bersumber dari pajak PBB-P2 dari target Rp 100 miliar sudah mencapai Rp 107 miliar. Sedangkan pencapaian pajak terendah dari pajak minerba. Pajak minerba rendah karena izin pertambangan sudah dicabut oleh provinsi,” kata Dana kepada Selatsunda.com ditemui di Pemkot Cilegon, Kamis (27/10/2022).

Kata Dana, salah satu upaya yang dilakukan oleh BPKPAD dalam meningkatkan sumber PAD dari bidang pajak ini, pihaknya melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi kepada wajib pajak daerah.

“Jadi mungkin saja ada perusahaan yang mau menambah bangunan, menambah kontruksi atau mereka lapor ke kita (BPKPAD). Makanya, kita jemput bola ke perusahaan. Mudah-mudahan dengan intensitas petugas kita ke lapangan ini maka akan berdampak pada penambahan pendapatan khususnya di bidang pajak,” ujar Dana.

Sejauh ini, kata mantan Plt Kepala Dinas Kesehatan Cilegon ini, kesadaran wajib pajak dalam membayar pajak khususnya perusahaan/industri, tinggi. Karena kebanyakan wajib pajak sudah membayar pajak dengan sistem online.

“Sejauh ini perusahaan sangat antusias dalam membayar pajak. Dan saya anggap mereka wajib pajak yang baik. Tinggal barangkali mereka belum tahu gimana sih caranya yang efektif, cepat dan tidak buang waktu dalam membayar pajak dan bagaimana sih cara membayar pajak melalui online. Sebab, bagi mereka itu waktu adalah uang. Jadi kita sampaikan, kalau bayar pajak sudah bisa online enggak usah datang ke kantor,” Sambung Dana.

Dana menyatakan, pihaknya optimis realisasi pajak di 2022 dapat menembus target.

“Saya optimis tahun ini bisa menembus target. Karena, laporan dari teman-teman di bidang pajak, banyak potensi yang belum kita gali,” harapnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen