CILEGON, SSC – Ribuan kader posyandu mendapatkan kabar gembira. Pasalnya, pada tahun 2019, honor kader posyandu Cilegon Mandiri akan naik 100 persen atau dua kali lipat. Honor yang sebelumnya Rp 100 ribu per bulan kini naik menjadi Rp 200 ribu bulan.
“Per tanggal 1 Januari 2019, honor ribuan kader Cilegon Mandiri akan dinaikan menjadi Rp200 ribu per bulan,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Cilegon, Heni Anita Susila, Jumat (23/11/2018).
Kenaikan honor ini, lanjut Heni, merupakan salah satu bentuk apresiasi Pemkot Cilegon lewat DP3AKB atas peran aktif kader dalam menjalankan tugasnya baik dalam mengurus Posyandu, Keluarga Berencana (KB), Kader PKK, Tribina (Bina Keluarga Balita, Bina Remaja, Bina Lansia dan sebagainya.
“Tanpa peran serta bantuan dari Kader Cilegon Mandiri yang memiliki semangat kerja yang tinggi, mungkin pekerjaan kita akan terteter. Mengingat tenaga kita saja sudah terbatas. Di DP3AKB saja, hanya ada 8 orang petugas PKBL (Petugas Lapangan Kerja Berencana) dan Petugas Penyuluh KB ada 2 orang. Dengan bantuan dari para kader ini, tentu pekerjaan kita semakin terbantu sekali,” lanjut Heni.
Menurut Heni, kenaikan honor tersebut sudah selayaknya untuk diberikan. Untuk memenuhi anggaran ini, pihaknya merencanakan akan menganggarkannya pada APBD 2019 senilai Rp 6 miliar.
“Dari Rp 100 ribu tiap kader per bulan, menjadi Rp 200 ribu. Pembayaran akan diberikan per triwulan. Kenaikan honor ini sudah dialokasikan dari APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) Murni 2019 dengan total keseluruhan mencapai Rp 6 miliar,” ujar Heni.
Ia berharap, stimulus ini dapat memberi semangat kepada kader bisa bekerja lebih lagi. Sementara bagi yang berkinerja buruk akan dievaluasi.
“Kalau pekerjaan mereka baik tentunya ada penghargaan yang diterima. Begitu pun jika kinerja mereka buruk tapi menerima honor, baru kita akan lakukan evaluasi agar cepat dicopot dan diganti dengan kader yang selama ini belum menerima honor,” pungkasnya (Ully/Red)

