CILEGON SSC – Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orda Kota Cilegon diminta untuk mendukung pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul di Kota Cilegon. Ini terungkap dalam silaturahmi kerja daerah (Silakda) untuk menyusun agenda kerja 2020 dengan tema ‘Peran Cendekiawan dalam Menyiapkan SDM (Sumber Daya Manusia) Unggul di Era Digital 4.0’.
Wakil Walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati mengatakan, peran ICMI di tengah-tengah masyarakat tentunya menjadi hal yang harus didukung. Sebab, sebagai wadah organisasi pada cendikawan tentunya harus dapat memberikan dampak yang positif.
“ICMI perannya cukup bagus. Jadi bagaimana proses pembangunan kedepan jadi lebih baik lagi. Apalagi, peran mereka itu sangat dibutuhkan. Ahli pemikir disini memberi masukan kepada kita (Pemkot Cilegon). Rekomendasi itu nanti yang akan kita lakukan untuk langkah kedepan,” kata Ati ditemui saat acara, Kamis (6/2/2020).
Dengan ini, kata Mantan Kepala Bappeda Cilegon berharap ICMI Kota Cilegon mampu memberikan kontribusi yang luar biasa dalam peningkatan pembangunan di Kota Cilegon.
“ICMI harus paling depan mengangkat masyarakat Kota Cilegon. Menjadi organisasi yang membanggakan dan dapat menangkap aspirasi masyarakat,” ujarnya.
Ketua ICMI Orda Kota Cilegon, Ismatullah mengatakan, selain untuk menyusun agenda kerja tahun 2020, kegiatan Silakda tersebut juga untuk memberikan arahan kepada cendekiawan muda khususnya dalam menyikapi permasalahan yang ada di masyarakat.
“Memberikan arahan agar bagaimana para cendikiawan bersikap terhadap masalah di masyarakat, menjadi pencerah, katalisator, dinamisator, bila perlu stabilitator kepada masyarakat, yang dapat memberikan penjelasan kepada masyarakat secara langsung, untuk keluar dari permasalahan yang sedang dihimpit masyarakat saat ini,” ungkapnya.
Senada dengan Ismatullah, Wakil ketua ICMI Provinsi Banten, Makmun Muzakki mengatakan, ICMI sebagai wadah cendekiawan harus memberikan sebuah terobosan, salah satunya dalam meningkatkan kualitas SDM di Cilegon.
“Cilegon sudah banyak memulai, sudah bisa berprestasi. Yang jelas program yang di elaborasi, bagaimana menyikapi SDM kita sampai tahun 2030 nanti,” pungkasnya. (Ully/Red)

