Chairman IHGMA Chapter Banten, Doddy Fathurahman mengatakan, Pihaknya akan mengupayakan General Manajer di setiap hotel di Banten, Bersertifikat

ANYAR, SSC – Indonesia Hotel General Manager (IHGMA) bakal mengupayakan profesi General Manajer (GM) di setiap hotel yang ada di Provinsi Banten, bersertifikat secara profesional. Upaya itu dilakukan agar profesi GM Hotel memiliki standarisasi.

Chairman IHGMA Chapter Banten, Doddy Fathurahman mengatakan, pihaknya telah mencatat bahwasannya terdapat sekitar 48 orang yang berprofesi sebagai General Manajer di hotel yang di Banten. Namun, tidak satupun tersertifikasi. Untuk meningkatkan itu, Pihaknya akan mendorong agar setiap jabatan General Manajer Hotel di Banten dapat memiliki kompetensi secara profesional.

“Kita menargetkan 48 GM di Banten bisa mengantongi sertifikat profesi di tahu ini. Dengan adanya sertifikat profesi GM ini, maka keberadaan mereka bisa diperhitungkan bukan hanya di dalam negeri melainkan hingga keluar negeri,” Ungkap Doddy saat dikonfirmasi Selatsunda.com melalui sambungan telepon seluler, Jumat (20/4/2018).

Sertifikasi untuk jabatan penting seperti GM hotel, kata General Manajer Hotel Aston Anyer itu, sangat dibutuhkan. Sebab dengan memiliki sertifikat, profesi GM Hotel dapat distandarisasi ketika bekerja di sebuah hotel baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

“Memang banyak GM di hotel bukan dari latar belakang pendidikan dari perhotelan. Dengan adanya sertifikat ini, para GM bisa diakui apabila kedepan mereka melamar pekerjaan di luar negeri. Bahkan, dengan mengantongi sertifikat profesi ini, akan terlihat stadarisasi kemampuan dari para GM tersebut,” tambahnya.

Untuk menempuh sertifikasi itu, sambung Doddy, pihaknya bakal melakukan uji kompetensi lewat Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang tersedia. Kualitas dan profesionalitas sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki seorang GM akan diuji.
Dari data IHGMA, jabatan GM Hotel yang ada di Indonesia saat ini ada sebanyak 600-700 orang. 300 orang diantaranya telah memiliki sertifikat yang telah distandarisasi.

“Iyah lah bakal kita upayakan semua GM di seluruh Indonesia dan Banten dapat mengantongi sertifikat tersebut. Apalagi, kita akan avokasi GM yang ada ini, bisa menjadi dosen pariwisata,” paparnya. (Ully/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here