Pengacara asal Cilegon, Evi Silvi Sofawi Haiz mendaftar di Penjaringan Partai Gerindra sebagai Bakal Calon Walikota Cilegon 2020, Kamis (7/11/2019). Foto Ronald/Selatsunda.com

SERANG, SSC – Nama Evi Silvi Sofawi Haiz sudah lama tak terdengar. Pengacara muda asal Cilegon ini diam-diam mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Walikota Cilegon melalui Penjaringan yang dibuka Partai Gerindra.

Silvi datang ke Gedung Mahesa, Sekretariat Partai Gerindra Banten pada Kamis (7/11/2019) sekitar pukul 13.00 WIB dengan didampingi rekan seprofesinya atas nama Tim Pengacara Pembela Rakyat. Dia mendaftar dan mengambil formulir disambut Ketua Panitia Desk Pilkada 2020 Kota Cilegon pada Partai Gerindra, Sadeli.

Melalui konferensi pers, Silvi menyatakan, niatnya ikut penjaringan di Gerindra dilatar belakangi banyak hal. Pertama, Putri asli Cilegon ini terpanggil ikut penjaringan karena terinspirasi pada figur Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Dimatanya, Prabowo adalah seorang sosok pemimpin yang bijaksana. Sekalipun tidak menjadi Presiden, kata dia, Prabowo legowo menerima saat ditunjuk Presiden RI, Joko Widodo menjadi Menteri Pertahanan. Sikap itulah yang mendorong dirinya maju bacalon Walikota karena siapa saja termasuk dirinya bisa terpanggil untuk membangun Cilegon seperti yang dilakukan Ketum Gerindra, Prabowo.

“Nah kalau beliau saja begitu terpanggil untuk bangsa, apalagi kita sebagai rakyat. Jadi itu yang menginspirasi saya, itu yang mendorong hati saya, untuk hadir pada hari ini di Gerindra,” tuturnya.

Selain itu, Silvi maju karena ingin melakukan perubahan yang signifikan di Cilegon. Dia cukup prihatin melihat kondisi Banten sebagai provinsi yang menyandang peringkat tertinggi tingkat pengangguran terbuka secara nasional. Dia pun khawatir dari predikat itu, Cilegon menjadi penyumbang pengangguran terbsesar di Banten. Oleh karena itulah, dirinya tergerak maju melakukan perubahan dengan niat menekan pegangguran demi mensejahtrakan masyarakat Cilegon.

“Oleh karena itu perlu pemimpin yang punya visi kedepan bagaimana menggerakan ekonomi rakyat agar pengangguran bisa berkurang,” paparnya.

Soal banyak nama-nama besar maju mencalonkan diri sebagai bakal calon walikota dan wakil walikota, Silvi mengaku tidak takut dan terpengaruh oleh hal itu. Dengan bekal pengalaman maju pada pileg di beberapa pilkada, Sivi mengaku tidak ragu bertarung dengan bacalon lainnya. Pengalaman itu, kata dia, menjadi modal berharga baginya memberanikan diri maju sebagai bacalon kepala daerah di Cilegon.

“Dengan pertarungan itu bagaimana, namanya kalau kita sudah niat, insya Allah, kalau Allah sudah berpihak kepada kita, urusan nama besar, banyak yang, segala macam itu, kelar semua. Mudah-mudahan dengan ridho Allah, saya mengambol formulir ini bisa mewarnai nama-nama besar itu,” tandasnya.

Sementara, Ketua Panitia Desk Pilkada Cilegon pada Partai Gerindra, Sadeli mengapresiasi keikutsertaan Silvi pada penjaringan yang dibuka Gerindra. Hingga saat ini sudah ada 8 bacalon kada yanf mendaftar di Gerindra. Silvi, kata dia, menjadi bacalon walikota urutan keenam yang mendaftar.

“Jadi sudah ada 8 bakal calon kepala daerah yang mendaftar. 6 orang untuk bakal calon walikota dan 2 untuk bacalon wakil walikota,” terangnya. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here