Kapolda Banten, Irjen Pol Fiandar saat diwawancara di Dermaga Eksekutif Merak, Kota Cilegon, Sabtu (25/7/2020). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Polda Banten mulai melakukan persiapan pengamanan dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah yang jatuh pada 31 Juli 2020. Bebeberapa persiapan diantaranya, penerapan protokol kesehatan yang ketat dalam pelaksanaan pemotongan kurban, pengamanan angkutan Idul Adha di Pelabuhan Merak dan Liburan di Obyek Wisata.

Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar mengatakan, langkah-langkah yang akan dilakukan dalam penyelenggara Idul Adha tahun ini difokuskan pada pengetatan protokol kesehatan saat pemotongan hewan. Masyarakat, kata dia, dalam prosesi pemotongan hewan kurban diimbau tidak melibatkan banyak orang. Hal itu dikatakan Kapolda agar warga saat pembagian daging kurban tidak berkerumun dan berdesak-desakan.

Ia mengimbau agar pembagian daging kurban tidak perlu melibatkan banyak massa di satu tempat. Tetapi pembagian bisa dilakukan dengan membagikannya ke masing-masing rumah warga.

Baca juga  Meresahkan, ODGJ Berkeliarkan di Kota Serang

“Di wilayah-wilayah kita kan  banyak tempat-tempat pemotongan hewan. Itu kita akan sosialisasikan agar pemotongan hewan tidak dilakukan. Kenapa kita larang? Karena biasanya di pemotongan hewan jadi ajang rebutan hewan kurban. Kita himbau agar setelah hewan kurban di potong langsung diantarakan ke rumah-rumah calon penerima.   Bagi tempat terdapat daging yang berlebih di beberapa tempat segera bagi ke panti asuhan dan masyarakat yang berhak,” kata Kapolda Banten kepada Selatsunda.com saat ditemui di Dermaga Eksekutif Merak, Banten,” Sabtu (25/7/2020).

Selain protokol kesehatan mengenai pemotongam kurban, Kapolda jugs menyinggung persiapan personel dalam pengamanan angkutan Idul Adha di Penyeberangan Pelabuhan Merak. Pengamanan akan ditingkatkan karena bnayak penumpang yang libur hari raya menyeberang dari Pulau Jawa ke Sumatera.

Baca juga  Pemkot Serang Gelontorkan Rp 2,9 Miliar Bangun Kantor Kecamatan Kasemen

Pengamanan Libur di obyek wisata juga menjadi atensi pihaknya. Karena mementum hari raya tahun ini dijadikan momentum masyarakat untuk libur panjang di obyek wisata.

“Karena bertepatan di long weekend jadi titik yang jadi atensi kami. Karena masyarakat akan ke lokasi wisata,” ucap Kapolda.

Di tempat yang sama, Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana menuturkan, pada penyelenggara Idul Adha tidak ada pengamanan khusus yang dilakukan oleh Polres Cilegon. Meski demikian, pihaknya tetap memberikan sosialisasi kepada DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) untuk mengikuti protokol kesehatan saat penyembelihan hewan kurban.

“Kami hanya memberikan sosialisasi kepada pada perwakilan DKM. Berdasarkan data yang dimiliki Kemenag (Kementrian Agama) Kota Cilegon ada 380 masjid dan 380 musala,” pungkasnya (Ully/Red)