SERANG, SSC – Pengelola hotel di Anyer, Kabupaten Serang tak menampik isu Cilegon akan diterjang tsunami 8 meter yang belum lama ini ramai diberitakan media membuat okupensi wisatawan turun dratis. Bahkan, para wisatawan membatalkan liburnya di Anyer.
General Manager Cluster Aston Beach Anyer Doddy Faturahman mengatakan, adanya isu tersebut cukup berdampak luar biasa bagi pendapatan tingkat hunian di Anyer. Padahal, bulan Desember bagi pengelola hotel merupakan bulan panen tamu hotel.
“Dampaknya cukup luar biasa dengan adanya isu Cilegon akan diguncang gempa. Seperti di tempat kami (Aston Anyer) yang biasanya Senin sampai Minggu penuh tapi sekarang ada bebarapa hari yang kosong,” kata Doddy kepada awak media usai paparanya dalam kegiatan tantangan yang dihadapi pengelola hotel berupa penurunan okupansi akibat isu tsunami di Hotel Aston Beach Anyer, Kabupaten Serang, Selasa (14/12/2021).
Meski begitu, lanjut Dody pihaknya berusaha terus meyakinkan agar wisatawan yang akan berlibur ke pantai Anyer dan sekitarnya agar tidak panik berlebihan. Dengan demikian hal itu tidak berimbas terhadap pemulihan kondisi pariwisata di provinsi Banten.
“Kami berharap informasi ini tidak menjadi kepanikan warga untuk datang ke Anyer dan sekitarnya,” tandas Doddy.
Perlu diketahui, Aston Anyer Beach Hotel ini adalah salah hotel bintang yang ada di kawasan wisata pantai Anyer yang memiliki view yang indah. (Ully/Red)

