CILEGON, SSC – Jelang Pelaksanaan Angkutan Lebaran 2018, Kecelakaan kapal penyeberangan terjadi di lintasan Pelabuhan Bakauheni-Merak. Kapal Motor Penumpang (KMP) Titian Nusantara kandas di Selat Sunda saat melakukan perjalanan dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung ke Pelabuhan Merak, Cilegon, Rabu (23/5/2018). Kandasnya kapal itu di Pulau Kandangluni diduga diterjang cuaca buruk. Korban jiwa dalam peristiwa itu masih belum diketahui.

Informasi yang dihimpun selatsunda.com, kejadian terjadi sekitar pukul 05.00 wib. Saat itu, KMP buatan tahun 1990 yang dikelola perusahaan pelayaran PT. Prima Eksekutif itu dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak. Sekitar 15 menit lepas sandar, kapal kandas di Pulau Kandangluni diperairan selatsunda, Lampung. Akibatnya penumpang kapal panik. Otoritas pelabuhan setempat langsung melakukan proses evakuasi. Penumpang kemudian dievakuasi dengan kapal tugboat milik ASDP ke Pelabuhan Bakauheni. Setelah dievakuasi, sebagian penumpang diberangkatkan kembali dengan KMP Dharma Kencana ke Pelabuhan Merak.

Kepala Stasiun Vessel Traffic Service (VTS) Merak pada Distrik Navigasi Tanjung Priuk Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Entris Sutrisman ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan kejadian itu.

“Iya memang ada kejadian itu. Nanti dikabarkan kembali,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Cabang PT. Dharma Lautan Utama di Pelabuhan Merak, Sunaryo membenarkan kejadian itu. Penumpang yang berhasil dievakuasi langsung diberangkatkan dengan KMP Dharma Kencana.

“Informasi awal yang saya terima, tadi itu dibawa (KMP Dharma Kencana) 15 orang. Jadi setelah dievakuasi ke Pelabuhan Bakau, penumpang langsung ditrasfer dan diberangkatkan (Pelabuhan Merak)” paparnya.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari otoritas yang berkewenangan atas insiden kecelakaan laut itu. General Manajer PT. ASDP Merak, Fahmi Alweni ketika dihubungi melalui sambungan seluler belum dapat dikonfirmasi. Begitupun, Kepala BPTD Wilayah VIII Banten, Jhonny Siagian masih belum mengangkat telepon ketika dihubungi. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here