Konsentrasi Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Merak Diprediksi Terpecah

0
51

CILEGON,  SSC – Sekalipun pemerintah memprediksi puncak arus mudik di Pelabuhan Merak akan terjadi pada tanggal 12 juni dan 13 juni atau tiga hari (H-3) dan dua hari (H-2) sebelum Hari Raya Idul Fitri 2018,  namun konsentrasi lonjakan pemudik  juga diprediksi akan terpecah.

Prediksi itu sehubungan dengan adanya keputusan pemerintah dalam menetapkan libur cuti bersama lebih panjang selama 7 hari atau terhitung mulai tanggal 11, 12, 13, 14, 18, 19, dan 20 Juni 2018.
 
“Prediksi puncak arus mudik itu di H-3 dan H-2. Tetapi dengan adanya libur panjang yang dari mulai tanggal 11 Juni, kita (pemerintah) akan membantu masyarakat bisa mempunyai banyak alternatif mudiknya,” ungkap Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kemenhub RI,  Budi Setiadi usai menggelar rapat koordinasi gabungan di Pelabuhan Merak,  Cilegon,  Selasa (22/5/2018).

Dengan libur lebih panjang, sambungnya, masyarakat diberikan banyak pilihan untuk mudik. Bahkan pemudik dapat pulang lebih awal ke kampung halaman.

“Jadi mulai tanggal 9,10 dan 11 Juni,  sudah pasti itu bergerak.  Sehingga nanti kalaupun ada puncak arus mudik di H-3 dan H-2,  itu mudah – mudahan tidak seperti kita prediksikan. Sehingga sudah tersebar, ” urai Dirjen Darat.

Adapun upaya untuk mengurai kepadatan itu,  lanjut Budi, ia mengimbau agar pemudik tidak menggunakan kendaraan.  Hal itu ditekankan terutama bagi pemudik roda dua.

“Pemerintah menyiapkan mudik gratis,  tidak hanya personilnya saja,  orangnya saja,  tapi juga termasuk kendaraan.  Baik menggunakan moda kereta api, modal kapal roro,  juga termasuk kendaraan truk,” tuturnya. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here