20.1 C
New York
Jumat, April 17, 2026
Beranda Peristiwa Jelang Idul Fitri, Disperindag Cilegon Uji Takaran BBM di SPBU

Jelang Idul Fitri, Disperindag Cilegon Uji Takaran BBM di SPBU

0
333
Disperindag Kota Cilegon melakukan uji takaran BBM di SPBU yang ada di Kecamatan Jombang, Jumat (6/3/2026). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon melakukan pengamatan, pengawasan, pemantauan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kelurahan Sukma Jaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Jumat (6/3/2026). Pengawasan ini dilakukan dalam rangka menghadapi Hari Raya Idul Fitri Tahun 2026.

Dalam pengawasan itu, petugas melakukan pengukuran Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan alat bejana ukur.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon, Didin S Maulana mengatakan, kegiatan tersebut rutin dilakukan setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Ini cek tera kaitan dengan literisasinya apakah sudah sesuai kektentuan atau tidak. Khawatir ada yang nakal. Tapi alhamdulillah di Cibeber ini, sudah di cek, alhamdulillah sudah sesuai sesuai ketentuan,” ungkap Didin kepada media.

Didin mengungkapkan, tujuan dilaksanakan pengecekan tersebut untuk memastikan penyaluran BBM berjalan lancar, tepat takaran, aman. Serta mencegah penyalahgunaan BBM bersubsidi. Dengan demikian, penjualan BBM di SPBU dijual dengan sesuai takaran yang ditentukan.

Saat ini, Didin mengungkapkan, pasokan BBM di Kota Cilegon tergolong aman untuk 28 hari ke depan. Pihaknya mengihimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir terkait pasokan BBM.

“Pasokannya aman. Sesuai dengan arahan pemeritahan pusat, 20 hari kedepan aman,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Bidang Metrologi Legal  pada Disperindag Kota Cilegon, Hadi Permana menyampaikan, kegiatan tersebut akan terus dilakukan di 14 SPBU yang tersebar di Kota Cilegon. Hadi menyampaikan,14 SPBU yang akan dilakukan pengamatan dan pengawasan itu yakni, terdiri dari 13 SPBU Pertamina dan 1 SPBU Shell. Dalam pengawasan itu, pihaknya menurunkan 10 orang petugas.

“Kita memastikan kebenaran dari takarannya. Kita menggunakan bejana ukur 20 liter. Ada dua tim yang diturunkan,” pungkasnya. (Ronald/Red)