Kapal MV Fon Tai berbendera Hongkong sandar di Pelabuhan Indah Kiat, Kota Cilegon, Jumat (29/5/2020). Foto Istimewa

CILEGON, SSC – Kapal MV Fon Tai berbendera Hongkong sandar di Pelabuhan Indah Kiat, Kota Cilegon, Jumat (29/5/2020). Informasinya, kapal yang sebelumnya sempat diamankan Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada I pada awal Maret 2020 lalu disandarkan Bareskrim Mabes Polri menindaklanjuti pelimpahan berkas kasus dugaan pelanggaran aturan pelayaran dari Lanal Banten ke Baharkam.

Kapal MV Fon Tai diketahui sandar di dermaga 6, Pelabuhan Indah Kiat sekitar pukul 18.27 WIB dengan ditarik menggunakan kapal Tugboat.

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edi Sumardy membenarkan Bareskrim menyandarkan Kapal MV Fon Tai di Indah Kiat untuk menindaklanjuti pelimpahan berkas.

“Pelimpahan dari TNI AL ke Bareskrim Polri, yang selanjutnya diserahkan kepada Baharkam,” ujarnya dikonfirmasi, Sabtu (30/5/2020).

Ia menyatakan, kasus kapal yang mengangkut Prime Steel Billets sebanyak 52.372 Ton ditindajlanjuti terkait dugaan pelanggaran aturan pelayaran dan melego jangkar di Perairan Indonesia tanpa izin.

“Tentang dugaan pelanggaran batas wilayah dan tanpa izin,” ungkapnya.

Baca : Diduga Gelapkan Muatan Besi Lewat Jalur Laut, TNI AL Amankan Kapal Hongkong di Banten

Pada pemberitaan sebelumnya, Guskamla Koarmada I mengamankan Kapal MV Fon Tai berbendera Hongkong di Perairan Indonesia. Kapal selama di Perairan Indoensia dalam perjalanan dari Dubai menuju Pelabuhan Banten diduga melanggar aturan pelayaran dengan tidak menyalakan Automatic Identification System (AIS). Selain itu kapal juga dicurigai kuat menggelapkan muatan puluhan ribuan ton besi.

Baca juga  Mobilitas Kerja Tinggi, Anggota Dewan di Cilegon Berpotensi Terserang Penyakit Jantung dan Kolesterol

Penangkapan kapal awalnya berdasarkan adanya kecurigaan terhadap pengiriman muatan Prime Steel Billets sebanyak  52.372 ton dari Dubai ke Pelabuhan Banten. Kapal dalam jadwalnya tidak kunjung bersandar selama sebulan.

Mendapati informasi tersebut, Danguskamla  Koramada I, Laksamana Pertama TNI Yayan Sofiyan langsung memerintahkan KRI SWR dan KRI HLS serta Pesawat Udara untuk melakukan pencarian kapal milik Fon Tai Shipping itu.

Pada Rabu, (04/3/2020), patroli maritim Pesud berhasil menemukan lokasi kapal di Timur Pulau Bintam. Diketahui Guskamla langsung memerintahkan KRI HLS dn KRI SWR untuk mengidentifikasi kapal setelah mematikan AIS. Pada Kamis, (05/3/2020), Kapal jenis Bulk Carier ditangkap. Kapal kemudian langsung digeledah dan diperiksa serta diserahkan ke Lanal Banten untuk diproses lebih lanjut.

“Awalnya dari Dubai, tujuan destination port-nya yaitu ke Banten, seharusnya pada bulan Januari itu sudah tiba. Namun tersebut kapal tidak datang sehingga hari ini menjadi pencarian dari berbagai isntansi yang ada di Indonesia,” ujar Danguskamla Koramada I kepada media diatas KapaL KRI Kalasan usai mengecek Kapal Fon Tai di Perairan Banten, Selasa (10/3/2020).

Baca juga  Ini Besaran UMK 2022 Yang Ditetapkan oleh Gubernur Banten

Danguskamla mengatakan, kapal Hongkong itu diduga melanggar aturan pelayaran yakni dengan tidak menyalakan AIS. Kapal juga melego jangkar di Perairan Indonesia tanpa izin.

“(kesalahan) terkait dengan masalah pelayaran ada tiga. Pertama penggunaan ruang laut tanpa izin karena pada saat kita laksanakan pemeriksaan kapal tersebut sedang melaksanakan lego jangkar di wilayah teritorial kita, kemudian selama bulan Januari sampai dengan saat pemeriksaan kapal tersebut juga mematikan automatic identification system (AIS)-nya,” tuturnya.

Ia menyatakan, atas penangkapan itu sedikitnya ada 22 kru kapal yang diamankan. 15 orang diantaranya dari Hongkong dan 7 orang dari Myanmar. Ia mengungkapkan, kasus masih akan diselidiki untuk mengungkap motif lain yang juga diduga kuat kapal hendak menggelapkan muatan. Proses pemeriksaan, kata Danguskamla, akan ditindaklanjuti oleh Lanal Banten.

“Berikutnya akan kita kembangkan lagi terkait masalah penggelapan, karena nakhoda bersama seluruh ABK secara bersama-sama mengelabui tidak langsung kepada deatination port-nya, inilah yang harus kita kembangkan selanjutnya,” paparnya. (Ronald/Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini