Ilustrasi (Foto Selatsunda.com)

SERANG, SSC – Karyawan maupun keluarga di Kota Serang yang tertular Covid-19 dari pabrik industri PT PEMI, Tangerang mencapai 4 orang.

Keempatnya adalah Pasien 09 inisial SJ (39), Pasien 10 inisial LM (20), Pasien 12 inisial JP (68) dan Pasien 13 inisial ER (42).

SJ merupakan ibu rumah tangga asal Kelurahan Kagungan, Kecamatan Serang. Ia diduga terpapar dari sang suami FJ yang bekerja sebagai karyawan PT PEMI, Balaraja.

Untuk pasien LM adalah warga Kecamatan Curug. Yang bersangkutan merupakan karyawan PT PEMI Balaraja.

Sementara, pasien JP tertular dari LM yang merupakan keponakannya. Selanjutnya ER (42) warga Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang diduga tertular ditempat kerjannya PT PEMI.

Walikota Serang Syafrudin diminta komentar tentang ini mengatakan, pihaknya sebagai Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Serang telah melakukan upaya pencegahan penularan dari pasien yang terjangkit klaster industri. Gugus tugas, kata dia, tengah berusaha melakukan tracing (pelacakan) terhadap warga lain yang pernah kontak erat dengan keempat pasien tersebut.

“Dari mulai tetangga hingga semua karyawan di PT PEMI asal Kota Serang sudah kami tracing semua,” ujar Syafrudin kata Syafrudin usai melakukan kunjungan di Carrefour Kota Serang, Jumat (6/5/2020).

Meski telah melacak, namun kata dia, jumlah orang yang kontak langsung dengan karyawan dan keluarga yang tertular Covid-19 dari klaster industri masih belum tervalidasi sepenuhnya.

“Yang asli Kota Serang (pasien Covid-19) kami belum terdata semuanya. Secepatnya, kami akan mendata warga Kota Serang yang terkonfirmasi Covid-19,” ungkapnya.

Ia berharap, jumlah orang yang kontak erat dengan pasien dari klaster industri dapat cepat terlacak. Sehingga mereka yang kontak erat langsung diminta untuk mengikuti rapid test.

“Insya Allah akan dilakukan pendataan. Kemudian akan di rapid test,” paparnya. (MG-01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here