Warga di Desa Ciherang membangun akses jalan secara swadaya menghubungkan Desa Sukaresmi dan Desa Cimoyan, Kecamatan Pincung, Kabupaten Pandeglang, Jumat (10/8/2018). Foto Abdul Ajis/Selatsunda.com

PANDEGLANG, SSC – Lantaran kecewa hampir 15 tahun luput dari perhatian Pemda Pandeglang, warga membangun akses jalan secara swadaya untuk menghubungkan Kampung Sindangresmi dan Kampung Cimoyan, Desa Ciherang, Kecamatan Picung.

Salah seorang warga Kampung Sindangresmi, Bambang Ferdiansyah mengatakan, warga memilih untuk membangun secara gotong royong karena akses jalan di dua Kampung ini sudah lama rusak. Tidak mau menunggu lama,  warga membangun secara swadaya dengan bambu seadanya.

“Kami (warga) memilih untuk membangun sendiri jembatan penghubung dengan swadaya masyarakat sekitar untuk membangun jembatan ini,” kata Bambang kepada Selatsunda.com, Jumat (10/8/2018).

Warga,  kata Bambang,  sudah sering kali mengajukan kepada perangkat desa untuk perbaikan akses jalan itu namun tidak kunjung ditanggapi.  Bahkan, hal itu juga telah diusulkan pada kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) tingkat desa maupun kecamatan namun tidak diprioritaskan.

“Sudah sering warga curhat, kami sudah sering mengajukan perbaikan ke pemerintah,” ucapnya.

Sementara itu, Sekertaris Desa Ciherang, Heri mengaku sudah sering mengajukan permohonan bantuan perbaikan ke Pemda Pandeglang. Namun perbaikan akses jalan itu belum terealisasi sampai sekarang.

“Pernah di 2017 lalu, dari Pemda sudah ada kunjungan. Tapi, realitas pun hingga saat ini belum ada,” pungkasnya. (Azis/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here