Peta sebaran Covid-19 Kota Cilegon. Foto : Grafic milik Dinas Kesehatan Kota Cilegon

CILEGON, SSC – Untuk keempat kalinya, Kota Cilegon kembali masuk dalam zona merah Covid-19 (Virus Corona). Penyebabnya, angka kematian pasien Covid-19 di semakin melambung.

Berdasarkan peta sebaran Covid-19 di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon pada pukul 16.00 WIB, total angka kematian di Cilegon telah menembus diangka 302 orang, sembuh 8.806 orang dan dirawat 1.284.

Wakil Ketua I Satgas Covid-19 sekaligus Dandim 0623 Cilegon Letkol Inf Ageng Wahyu Romadhon tak menampik Cilegon untuk keempat kalinya kembali masuk zona merah covid-19. Cilegon hanya mampu bertahan beberapa minggu di zona oranye. Salah satu faktor Cilegon zona oranye karena tingkat kematian.

“Iyah benar angka kematian di Cilegon Jafi faktor utama lagi Cilegon zona merah.   Setiap harinya, angka kematian terus meningkat. Per hari saja, yang meninggal duni bisa 4 hingga 6 orang akibat covid-19,” kata Ageng kepada Selatsunda.com,” Minggu (20/7/2021).

Ia menambahkan, saat satu solusi menekan tingginya angka kematian di Cilegon ini, Pemkot Cilegon telah melakukan langkah dengan menambah bed/tempat tidur untuk menampung pasien Covid-19.

“Rumah sakit akan dibuka kamar utk menampung pasien Covid-19,” tambahnya.

Disinggung soal apakah langkah yang dilakukan Satgas Covid-19 di Cilegon selama ini telah optimal dalam penanganan Covid-19, Dandim 0623 Cilegon tak menampik banyak kekurangan yang dilakukan oleh Tim Satgas Covid-19 Kota Cilegon.

“Kalau berbicara optimal pasti masih banyak kurang. Tapi kita tetap bekerja keras dan berusaha terus agar menekan laju penularan Covid-19 ini. Intinya, hulu dan hilir kita sama-sama harus bekerja keras untuk memperbaiki semuanya,” ujarnya.

Dalam hal ini, kata Dandim, butuh kerjasama yang baik dari semua masyarakat sehingga penyebaran covid-19 di Kota Cilegon dapat ditekan. Tak hanya itu, masyarakat juga diminta agar selalu mmematuhi protokol kesehatan PPKM Darurat.

“Butuh kerja sama  yang baik semuanya. Banyak kejadian dilapangan ketika diingatkan petugas malah marah seperti tidak terima. Keadaan seperti ini malah satgas yg dipojokkan. Kuncinya hanya satu ikuti protokol PPKM Darurat,” tegasnya. (Ully/Red).