Pembina Perbasi Cilegon, Ratu Ati Marliati memberikan sambutan dalam event kompetisi Basketball Cilegon Pick Up 2K18 di Krakatau Jucntion Cilegon, Minggu (16/9/2018). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Olahraga bola basket Kota Cilegon sempat berjaya di ajang Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Banten tahun 2006 silam dengan mendapatkan medali emas. Untuk mengembalikan itu, Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (perbasi) Cilegon menjaring pebasket muda lewat penyelenggaraan event Kompetisi Basketball Cilegon Pick Up 2K18.

Ketua Umum Perbasi (Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia) Cilegon, Irfan Ali Hakim mengatakan, kompetisi yang dilaksanakan di Lapangan Basket depan Krakatau Juction (KJ) ini merupakan ajang yang terselenggara atas kerjasama dengan klub – klub basket di Cilegon. Kompetisi ini pun,  kata dia, sebagai ajang untuk mencari  bibit muda yang berpotensi dan berprestasi.

“Kita kan melihat tim basket yang di Kota Cilegon ini pernah mengharumkan nama Kota Cilegon di ajang Porprov pada 2006 silam dengam membawa medali emas. Nah, sekarang, kita (Perbasi,red) bekerja sama dengan club basket yang ada, dengan mencari bibit muda yang berprestasi sehingga mampu membawa kejayaan bola basket Kota Cilegon,” kata Irfan kepada Selatsunda.com,” Minggu (16/9/2018).

Irfa menjelaskan, prestasi olahraga basket di Cilegon telah lama tenggelam dan belum mencatat perkembangan yang serius. Dengan kompetisi ini, kejayaan dapat kembali dilakukan dengan menciptakan para pebasket dan atlet muda yang berprestasi.

“Untuk pick up game semoga dengan pertandingan ini, keluar para baket dari bibit muda yang berprestasi. Kami juga meminta agar generasi muda ini, tetap menjungjung sportivitas dan menggeluarkan seluruh kemampuan secara maksimal,” paparnya.

Secara teknis, sambungnya, tim basket yang menang pada kompetisi ini akan dilakukan uji pertandingan persahabatan dengan tim bola basket Universitas Esa Unggul yang menjuarai Liga Bola Basket Mahasiswa.

Mereka yang juara dalam kompetisi itu, juga kata Irfan, akan diikutsertakan dalam berbagai pertandingan berikutnya. Selain itu, upaya pembinaan juga dilakukan agar tim dapat masuk kedalam tim inti bola basket Kota Cilegon.

“Kalaupun club yang baru ini akan diikutsertakan dalam tim inti, tentunya harus mengikuti serangkaian mekanisme yang musti dilakukan. Mulai dari proses pembinaan hingga mengikuti seleksi yang dilakukan oleh organisasi Perbasi,” sambung Irfan.

Sementara itu, Pembina Perbasi Kota Cilegon Ratu Ati Marliati, mengapresiasi semangat para panitia telah menyelenggarakan pick up game 2K18.  Ajang ini,  kata Ati, menjadi salah bentuk pemanasan untuk mengharumkan kembali nama Cilegon seperti prestasi yang pernah diukir pada Porprov 2006 lalu.

Ia berharap, ajang ini dapat menjadi pembuka semangat baru untuk atlet-atlet berbakat Cilegon. Ati yang juga Plh Sekda Cilegon ini berjanji akan memberikan perhatian serius agar atlet ataupun pebasket muda dapat meningkatkan kemampuannya untuk berprestasi.

“Secara prinsip kita (Pemkot,red) akan terus mendukung para generasi muda ini. Salah satunya, dengan memberikan dukungan pembinaan dan dukungan anggaran melalui APBD Kota Cilegon. Dan mudah-mudahkan dengan tambahan dan seiring dengan pendapatan, Pemkot Cilegon akan terus mendorong terus,” ucapnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here