Direktur Utama Pelindo II Elvyn G. Masassya memberi bantuan kepada anak yatim saat kegiatan Safari Ramadan Pelindo II Banten di Hotel The Royale Krakatau, Kota Cilegon, Kamis (23/5/2019). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Rencana kerjasama penggabungan usaha antara Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Cabang Banten dengan PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) masuk dalam tahap perundingan. Penggabungan operasi Indonesia Port Corporation (IPC) Cabang Banten dan anak perusahaan PT Krakatau Steel ini dimungkinkan akan dikerjasamakan dengan pola strategi B2B (Business to Business).

Hal ini disampaikan General Manager PT Pelindo II Banten, Agus Hendrianto usai kegiatan Safari Ramadan Pemberian Bantuan kepada anak yatim piatu di Hotel The Royale Krakatau, Kota Cilegon, Kamis (22/5/2019).

General Manager PT Pelindo II Banten, Agus Hendrianto (kiri) diwawancara usai kegiatan Safari Ramadan di Hotel The Royale Krakatau, Cilegon.

“Masih berunding. Namanya masih berunding, belum ada hal yang fix. Saya belum bisa mendahului perundingan, karena perundingan masih berjalan. Tapi rencana itu, insya Allah, itu tetap akan dijalankan. Cuman dijalankan ini kan pendekatannya bisa karena penugasan atau B2B. Nah ini mungkin pendekatannya kaan dipakai B2B. Karena B2B, maka ada negosiasi. Nah ini lagi berjalan,” ujar Agus.

Lobi rencana kerjasama bisnis kedua pihak, diakuinya cukup lama terhenti. Terutama menyangkut pola kerjasama yang disepakati.

“Itu sebetulnya karena ada masa vakum. Nah ini ditindaklanjuti lagi, dimulai lagi. Kemungkinan besar pendekatannya B2B. Kemungkinan besar,” paparnya.

“Dulu kan permasalahannya, apa yang ditawarkan oleh IPC dan diminta KBS, itu gap-nya jauh, nilainya. Biasalah B2B begitu. Kayak orang belanja lah, tawar-tawaran. Ini lah yang alot,” sambung dia.

Ia menerangkan, kedua pihak masih terus intens berkomunikasi. Rencananya, perundingan lanjutan membahas rencana kerjasama kaitan operasi secara teknis akan dilakukan pada Mei ini.

“Antara Direksi KS, Direksi Pelindo dan difasilitasi Kemeterian BUMN. Secara teknis, kami sebagai cabang belum dilibatkan. Yang jelas intens. Mungkin dibulan ini ada juga, saya tidak tahu kapan itu. Yang jelas, perundingannya ada di kantor pusat,” terangnya.

Ia berharap, rencana IPC dan KS dalam penggabungan operasi Pelindo Banten dan KBS dapat terealisasi sebagaimana yang diharapkan Kementerian BUMN.

“Ibu Menteri (Rini Soemarno) mengharapkan, aksi ini bisa terealisasi,” tutupnya. (Ronald/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?