Sekda Kota Cilegon Sari Suryati (tengah) didampingi Kepala Badan Kesbangpol Cilegon Suparman berfoto bersama dengan beberapa Ormas dan LSM di Kota Cilegon dalam acara kegiatan Fasilitasi, Pembinaan dan Pemberdayaan Ormas yang digelar di salah satu hotel di Kota Cilegon, Selasa (9/7/2019) pagi tadi. Elfrida Ully Artha/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Cilegon mencatat dari 300 LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) dan Ormas (Organisasi Masyarakat) yang resmi memiliii izin sebanyak 40 LSM dan Ormas. Sementara sisanya masih belum terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

“Dari total 300 LSM dan Ormas di Cilegon, yang sudah mengantongi izin dari Menkumham, Kemendagri dan Kebangspol baru 40 LSM. Sementara 260 ormas dan LSM ilegal,” kata Kepala Badan Kesbangpol Cilegon, Suparman saat kegiatan Fasilitasi, Pembinaan dan Pemberdayaan Ormas yang digelar di salah satu hotel di Kota Cilegon, Selasa (9/8/2019).

Ia menambahkan, ormas dan LSM yang sudah terdaftar baik di Kemendagri, Menkumham maupun Kesbangpol, berhak menerima uang pembinaan berupa hibah dari pemerintah yang disesuaikan anggaran yang ada.

“Ada konsukuensi bagi mereka (LSM dan Ormas,red) terdaftar di kami. Kalau yang terdaftar, mereka berhak menerima uang pembinaan sedangkan yang ilegal tidak menerima uang pembinaan dari kami,” tambahnya.

Untuk memastikan keberadaan LSM dan Ormas ini terdatar kesbagpol, pihaknya telah menjalin kerjasama dengan aparat kepolisian.

“Kita ada komitmen dengan polisi untuk membantu para LSM dan Ormas untuk mengurus legalitas mereka ini,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Sekda Kota Cilegon, Sari Suryati, mengungkapkan, bila Pemkot Cilegon telah memberikan surat edaran kepada para ormas dan LSM agar keberadaanya terdaftar ke Kesbangpol Cilegon. Dengan legalitas ini, tentunya ada jaminan kepastian hukum dari pemerintah baik LSM maupun ormas.

“Jika mereka sudah terdatar tentunya akan lebih baik kagi. Karena, dengan terdaftar organisasi mereka ini, tentunyaya, setiap kegiatan yang akan mereka lakukan akan langsung menerim dana hibah dari pemerintah,” ucap mantan Asda II Kota Cilegon. (Ully/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?