Walikota Cilegon, Edi Ariadi ditemui di kantornya. (Foto Dokumentasi)

CILEGON, SSC – Walikota Cilegon, Edi Ariadi mengaku masih pikir-pikir untuk maju sebagai Walikota Cilegon di Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kota Cilegon 2020 mendatang. Pasalnya, orang nomor satu di Cilegon ini masih belum mengambil keputusan dalam kontentasi pencalonan kepala daerah berikutnya meski telah melakukan komunikasi dengan sejumlah partai politik.

“Lihat aja nanti. Saya ini orangnya konsisten apa belang beton. Saya gak mau terburu-buru untuk keputusan ini. Sekarang saya mau membenahi ini dulu (pemerintahan),” kata Edi kepada awak media saat ditemui di ruang kerjanya,” Senin (8/7/2019) kemarin.

Edi berhitung maju di Pilkada 2020 karena melihat banyak calon yang akan turut berkontentasi. Meski demikian, keputusan bisa berbalik dengan melihat situasi nanti yang terjadi. Saat ini, ia masih fokus menyelesaikan tugas pada sisa periodenya sebagai kepala daerah.

“Enggak! Biar puas aja bertarung kalau tanpa saya. Silahkan aja mau ngomong apa. Bebas sekarang mah. Gue kagak lagi! Dalam laut tak dapat diduga dalam hati siapa yang tahu. Yang jelas saya mau menghabiskan sisa masa periode saya,” pungkasnya.

Perlu diketahui, beberapa tokoh sudah mulai muncul untuk maju di kursi Pilkada 2020 mendatang. Yakni, Reno Yanuar dari Partai PDIP, Ratu Arti Marliati dari Partai DPD Golkar Cilegon, Helldy Agustian dari Partai Berkaya, Ali Mujahidin dari PB Alkhariyah. (Ully/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?