Ketua Sementara DPRD Cilegon, Endang Efendi memberi pernyataan kepada media di ruang kerjanya, Senin (9/9/2019). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Usai dilantiknya 40 anggota DPRD Cilegon beberapa pekan lalu, seluruh anggota dewan nantinya akan disibukan dengan penyusunan tata tertib (Tatib). Di mana, tata tertib ini akan mengatur tata kerja para wakil rakyat dalam bekerja. Pasalnya, tata tertib yang ada pada periode sebelumnya dianggap masih belum tegas kepada para anggota dewan.

Hal ini disampaikan Ketua Sementara DPRD Cilegon, Endang Efendi diruang kerjanya usai rapat koordinasi Pimpinan Sementara dengan Utusan Perwakilan Fraksi-Fraksi di DPRD Cilegon, Senin (9/9/2019).

Lebih jauh Endang menjelaskan, aturan tentang kode etik anggota DPRD Cilegon periode 2019-2024 akan dipertegas. Hal itu dikatakan dia untuk mengatur disiplin anggota termasuk bagi mereka yang biasa mangkir jika mengikuti rapat.

“Tentu tatib yang akan dibuat ini akan mengedepankan kode etik dari para anggota dewan. Tatib ini mengikuti PP (Peraturan Pemerintah) dan aturan lainnya. Membuat tatib pun bukan karena kemauan kita (anggota dewan,red). Nanti juga, dalam tatib tersebut akan kita tambahin ini ada muatan lokalnya yang penting tidak berbenturan dengan aturan yang lebih tinggi dari tatib tersebut,” ungkapnya.

Endang yang juga salah satu politisi Partai Golkar Cilegon mengaku, dalam penyusunan tatib ini tidak sekonyong-konyong atas keinginan para anggota dewan.

“Jadi tatib itu gak sekonyong-konyong (semaunya) dibuat. Mau begini, mau begitu. Karena membuat ini pun harus mengedepankan kode etik sekarang anggota dewan. Kita ini anggota dewan yang mewakili rakyat, jadi harus menjadi contoh yang baik,” pungkasnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here