CILEGON, SSC – DPR RI meminta agar PT Krakatau Steel dapat menarik investor dengan memanfaatkan kemudahan-kemudahan investasi yang tertuang dalam Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja. Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel saat melakukan kunjungan kerja ke pabrik PT Krakatau Steel, Kota Cilegon, Selasa (16/3/2021).
Rahmat yang berkunjung bersama sejumlah anggota Komisi V dan VI DPR RI menyatakan, KS sebagai perusahaan baja nasional mempunyai nilai strategis yang cukup besar. Dengan nilai industri strategis itu, KS dapat memanfaatkan UU Omnibus Law untuk membangun dan merevitalisasi perseroan menjadi perusahaan global.
“DPR sudah mengesahkan dan meluncurkan Omnibus Law undang – undang cipta kerja. Tentu karena ini industri strategis, saya ingin melihat industri ini, perusahaan ini, memanfaatkan Undang– undang Omnibus itu sendri untuk membangun, merevitalisasi perusahaan ini untuk menjadi perusahaan global,” ungkapnya dalam Konferensi pers di salah satu Hotel di Cilegon.
Ia menerangkan, dengan ditetapkannya UU Omnibus Law ditengah kondisi industri di seluruh negara tidak stabil karena pandemi Covid-19 menjadi momentum yang besar bagi industri di tanah air. Namun ia pun tidak menginginkan saat ada investasi industri baru tidak dibarengi dengan nilai tambah.
“Kalau berbicara Omnibus itu kadang harus kita dorong industri. Itu kan yang harus kita dorong adalah industri-industri jangka panjang padat modal dan padat teknologinya. Ini deretannya seperti Krakatau Steel itu sendiri,” bebernya.
Disinggung awak media apakah saat ini KS perlu suntikan Penanaman Modal Negara (PMN), Rachmat menyatakan, hal itu bukanlah yang utama dalam memajukan usaha suatu industri. Yang harus dikedepankan bagaimana mendorong KS itu sendiri bisa berkembang memanfaatkan Omnibus Law untuk kepentingan nasional.
“Kan kita mengundang investasi dari luarkan, Omnibus kan mempermudah semua investasi-investasi tetapi jangan ketika datang yang ini engga bisa memanfaatkan,” paparnya.
Ia mencontohkan, KS bila ada industri otomotif yang berinvestasi di Indonesia bisa mensupplai produk bajanya. KS jangan sampai tidak memanfaatkan peluang tersebut. Dari pemenuhan pasar itu, barulah pihaknya bisa mendorong perlu tidaknya KS diberikan dukungan PMN.
“Nah baru kita dari situlah apakah perlu didorong dengan PMN atau apa. Nah disitulah baru kita bicarakan ini, bukan PMN-nya duluan. Kalau PMN-nya duluan, kita enggak tahu planingnya tujuannya kemana, habis itu duit,” tegasnya.
Ia berharap, KS ke depan bisa memproduksi baja untuk memenuhi pasar di negara sendiri. Dengan harapan pemerintah dalam mendorong itu juga menerapkan peraturan dan kebijakan yang pro produk dalam negeri.
“Kita harapkan pemerintah bisa mengatur dengan peraturan peraturan atau kebijaka kebijakan yang benar benar pro kepada industri dalam negri mendrooang indutri dalam negeri yang artinya apa ya import harus bisa dikurangi,” harapnya.
Sementara, Direktur Utama, Silmy Karim mengapresiasi, dukungan yang diberikan anggota DPR RI. Para wakil rakyat mengapresiasi setelah melihat langsung pabrik KS, PT Krakatau Posco, PT Krakatau Nippon Sumikin Steel serta Pabrik KS HSM II yang dua bulan lagi akan dioperasikan.
Mengenai performa, kata Silmy, sejauh ini usaha bisnis baja KS terus membaik. Disaat pandemi Covid, KS secara tonase malah bisa menjual lebih dari 20 persen dari kapasitas produksi. Itu lebih tinggi dibandingkan sebelum pandemi. Kemudian KS juga baru saja mengekspor baja 20 ribu ton ke eropa. Di mana sebelumnya juga mengekspor ke Australia.
Pada tahun ini, kata Silmy, KS gencar melakukan ekspor baja karena harga baja di pasar global membaik. Hal itu makin membaik dengan upaya pemerintah menekan impor turun hingga 36 persen. Dia menyatakan, dengan adanya dukungan tersebut membuat iklim persaingan usaha perusahaan baja di nasional menjadi sehat. Dengan itu pula, ia mengharapkan ekonomi Indonesia menjadi stabil.
“(impor dikurangi) ini yang perlu saya (sampaikan), penting agar industri Indonesia bisa bersaing. Ketika industri di Indonesia bisa bersaing, maka otomatis ekonomi Indonesia kedepan juga lebih pasti,” pungkasnya. (Ronald/Red)

