CILEGON, SSC – Pertamina Marketing Operation Region III memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Elpiji di Provinsi Banten aman selama Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H. Sekalipun diprediksi akan ada kenaikan permintaan, Pertamina telah mengantisipasi dengan berbagai strategi.

Unit Manager Communication & CSR MOR III Dian Hapsari Firasati mengatakan, permintaan BBM jenis gasoline seperti Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo diprediksi akan mengalami kenaikan sekitar 8,35 persen. Prediksi itu setelah Pertamina membandingkan konsumsi BBM pada hari normal ditahun yang sama.

“Sementara untuk BBM jenis Gasoil seperti Solar, Biosolar, Dexlite dan Pertamina Dex justru diprediksi menurun. Perhitungan penurunannya sekitar 3,79 persen,” ungkap Dian lewat siaran pers kepada selatsunda.com, Selasa (15/5/2018).

Hal yang sama untuk Elpiji 3 kilogram, kata Dian, juga diprediksi naik. Konsumsi permintaan Gas itu diperkirakan naik sebesar 7,4 persen dibanding hari normal. Begitupun LPG Non PSO seperti Bright Gas 5,5 Kg, Bright Gas 12 Kg dan Elpiji 12 kg juga diperkiraan akan naik sebesar 7,9 persen. Pihaknya meminta agar masyarakat tidak perlu kwatir karena pasokan baik BBM dan Elpiji telah diantisipasi.

“Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pertamina telah melakukan penambahan stok. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, pasokannya akan cukup. Khusus, produk gasoil (Solar, Dexlite dan Pertamina Dex) biasanya mengalami penurunan selama masa satgas Idul Fitri karena adanya aturan yang membatasi waktu keluarnya kendaraan angkut besar di jalur tol,” paparnya.

Agar distribusi pasokan tidak terkendala, kata Dian, Pertamina juga berkordinasi dengan pihak kepolisian dan dinas perhubungan untuk mengantisipasi jalur atau titik kemacetan di jalan raya. Hal ini penting agar pendistribusian ke SPBU tidak tersendat.

“Kita mempersiapkan jalur alternatif untuk distribusi BBM ke SPBU dengan mobil tangki,” tuturnya.

Pihaknya berharap, masyarakat dapat memperhatikan BBM didalam tangki kendaraan. Pentingnya itu agar perjalanan mudik dapat lancar.

“Dan segera melakukan pengisian kembali begitu indikator BBM menunjukkan angka setengah. Hal ini membuat perjalanan menjadi lebih menenangkan,” tambahnya. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here