Tekan Angka Kecelakaan Kereta, Dishub Butuh Dana Rp8 Miliar

0
5

CILEGON, SSC – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon membutuhkan anggaran Rp8 miliar untuk membangun palang perlintasan kereta api yang tersebar di 8 titik di Kota Cilegon.

“Untuk 1 titik palang perlintasan sekitar Rp1 miliar. Sementara, kita butuh 8 palang pintu perlintasan? APBD Cilegon enggak cukup untuk membangun 8 perlintasan tersebut,” kata Kadishub Andi Affandu kepada wartawan usai audensi dengan Komisi III DPRD CIlegon, Selasa (15/5/2018).

Andi menjelaskan, delapan titik yang menjadi objek pembangunan palang perlintasan KA ini, diantaranya, Kecamatan Pulomerak (Puskesmas Pulomerak, Pasar Merak, dan Depan ASDP Merak), Kecamatan Cibeber (Sport Center), Kecamatan Cilegon, Kecamatan Citangkil, Kecamatan Jombang, Kecamatan Ciwandan.

“Jadi kita prioritaskan di tahun ini 3 perlintasan palang kereta api yang terletak di Puskesmas Pulomerak, Depan Pintu ASDP Merak dan Jalan Menuju Pasar Merak. Sedangkan, untuk sisanya, diharap bisa dibangun pada 2019 mendatang,” jelasnya.

Andi meminta, agar pembangunan perlintasan palang kereta api tidak dibangun dengan manual tapi palang perlintasan otomatis.

“Malulah masa Cilegon dipasang palang kereta api yang manual? Kota industri loh kita ini? Ketabrak lagi nanti kaya kejadian di belakang Mayofil itu,” ucap Andi.

Andi mengaku, sudah berkoordinasi dengan Dishub Provinsi Banten untuk membantu Kota Cilegon dalam bentuk bantuan keuangan (bankeu) di anggaran perubahan Provinsi Banten dalam membangun perlintasan palang kereta api.

“Saya kira nominal Rp8 miliar tidak besar lah untuk Provinsi Banten. Sekali bantuan udah jadi itu palang perlintasan kereta api,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Cilegon, Babay Suhaemi mengaku, akan membantu Pemkot Cilegon untuk merealisasikan pembangunan pengadaan perlintasan.

“Pasti kita bantu dalam hal ini. Kita akan upayakan Provinsi Banten juga bisa membicarakan hal ini ke PT KAI,” pungkasnya. (Ully/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here