20.1 C
New York
Sabtu, April 25, 2026
BerandaPemerintahanLegislatif Anggap BPBD Banten Tidak Mampu Tangani Bencana

Legislatif Anggap BPBD Banten Tidak Mampu Tangani Bencana

-

SERANG, SSC – Ketua DPRD Banten, Andra Soni angkat bicara mengenai penanganan banjir yang terjadi di Kabupaten Lebak dan berbagai daerah di Provinsi Banten. Politisi Partai Gerindra ini menilai penanganan BPBD Banten dalam menghadapi kebencanaan belum maksimal dan tidak terkoordinir dengan baik. Satu yang dianggapnya tidak maksimal bahwa BPBD Banten tidak memiliki data stock logistik ketersediaan pangan dan bahan bantuan untuk kedaruratan.

“Saya menyebutnya gagap bencana, sekarang yang jadi Pelaksana Tugas (BPBD) nya kepala inspektorat. Kita harus perbaiki dan koordinasikan,” ujar Andra ditemui di gedung BPBD Banten, disela-sela rapat penanganan kebencanaan Provinsi Banten, Rabu (08/01/2020).

Meski bencana alam tidak bisa diprediksi kapan terjadi, namun kata dia, BPBD Banten semestinya siap dan cepat tanggap terutama masuk ke daerah terisolir dalam setiap kebencanaan. Sehingga tidak ada korban bencana yang kelaparan dan sakit karena lambannya penanganan.

Mengenai data terkait korban bencana dan kerusakan juga harus diperoleh dengan cepat oleh BPBD. Hal itu harus dilakukan karena
sebagai institusi yang bertanggung jawab dalam setiap kebencanaan, keakuratan data korban harus bisa diperoleh secepat mungkin.

“BPBD harus siap menghadapi bencana kapan pun dan bisa masuk ke daerah terilosir. Harus ada juga pusat data terpadu, sehingga informasinya tidak berbeda-beda,” terangnya.

Dinilai dia, BPBD Banten yang dipimpin oleh Kusmayadi yang juga kepala Inspektorat mengklaim telah berkoordinasi dengan seluruh relawan dalam penanganan dan penyaluran bantuan. Namun faktanya, penanganan korban banjir dan tanah longsor di Banten baik di wilayah Tangerang Raya, Kabupaten Serang, Kota Cilegon dan terbaru di Kabupaten Lebak belum terkoordinir baik.
Bantuan disetiap posko juga masih ada yang menumpuk.

“Kalau dalam pandangan saya pribadi belum (terkoordinir dengan baik), tapi mereka mengklaim sudah terkoordinasi. Apakah mereka sudah terkoordinasi dengan relawan yang nampak di depan mata? Mereka mengaku belum terkoordinasi. Banyak bantuan yang menumpuk, seperti pakaian layak pakai,” pungkasnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini