20.1 C
New York
Jumat, Juni 5, 2026
BerandaPeristiwaMatangkan Situ Rawa Arum, Pemkot Cilegon Kucurkan Anggaran Hingga Rp 900 juta

Matangkan Situ Rawa Arum, Pemkot Cilegon Kucurkan Anggaran Hingga Rp 900 juta

-

CILEGON, SSC – Meski sempat terkatung-katung keberadaan Situ Rawa Arum, obyek wisata air tawar di Kelurahan Rawa Arum, Kecanatan Grogol akhirnya Pemkot Cilegon mulai menujukan keseriusanya dalam mengurus obyek wisata ini. Tak tanggung-tanggung pada APBD Perubahan 2019, Pemkot Cilegon akan menggelontorkan Rp 900 juta untuk pemagaran dan normalisasi. Bahkan, tahun ini Pemkot Cilegon tengah menyusun DED (Detail Engineering Design) dan penataan Situ Rawa Arum.

Hal ini terkuak dalam hasil rapat pembahasan persiapan perencanaan teknis yang dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt) DPUTR (Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Cilegon, Muhammad Ridwan, tokoh masyarakat Situ Rawa Arum Husen Saidan dan unsur kelurahaan di Situ Rawa Arum. Rapat digelar di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU-TR) Cilegon, Jumat (6/9/2019)

Plt DPU-TR Cilegon, Muhammad Ridwan mengatakan, untuk tahap pertama ini, DPU-TR akan melakukan normalisasi dan rehabilitasi untuk Situ Rawa Arum. Bahkan, untuk mengamankan aset di Situ Rawa Arum, pihaknya juga akan pagar keliling agar tidak diakui oleh masyarakat.

“Tahap pertama kontruksinya dulu. Dilanjutkan dengan pengambilan gulma dan pemagaran keliling. Ini kita lalukan agar lebih kelihatan. Bahkan, dengan pagar keliling ini, tidak ada masyarakat yang mengklaim lokasi tersebut,” kata Ridwan kepada awak media,” Jumat (6/9/2019).

Ridwan menambahkan, untuk pembuatan DED (Detail Engineering Design), Pemkot juga akan menggugurkan APBD kembali senilai Rp 180 juta. Sementara untuk FS (feasibility study) berada di kewenangan Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kota Cilegon

“DED-nya anggaranya Rp 180 juta sementara untuk FS ada di Bappeda Cilegon yang membuatnya,” tambah Ridwan.

Sementara itu, tokoh masyarakat Situ Rawa Arum, Husen Saidan mengatakan, setelah pengelolaannya diserahkan dari Pemprov Banten ke Pemkot Cilegon maka, Pemkot Cilegon harus benar-benar serius untuk menyelesaikan persoalan Situ Rawa Arum tersebut. Bahkan, ia nuga meminta agar tidak setenggah-setenggah dalam memvalidasi
luas lahan Situ turut menjadi perhatian Pemkot Cilegon selain fisik dan normalisasi.

“Memang Situ Rawa Arum ini akhirnya sudah menjadi skala prioritas daerah, karena hal ini sudah lama dinanti-nantikan masyarakat Cilegon untuk dijadikan ikon wisata daerah. Dulu di era Jawa Barat, luasannya 17 hektare, sebelum itu diserahkan ke Provinsi (Banten) itu ada tanah bengkok 4,6 hektare dan kami perluas menjadi 8 sampai 12 hektare. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan, jadi kami harapkan divalidasi, ada batasan lahan warga,” pungkasnya. (Ully/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -DEWAN 2