CILEGON,  SSC – Identitas mayat yang ditemukan tewas mengambang di perairan dekat Pelabuhan Merak,  Kota Cilegon, terungkap. Warga Lingkungan Kampung Sawah,  Kelurahan Tamansari,  Kecamatan Pulomerak yang bernama Ande (15) itu dikenal sebagai Anak Koin. 

“Kata anggota dilapangan,  dia itu anak selam, ” ungkap salah seorang sekuriti pelabuhan,  Dedi kepada selatsunda.com,  Senin (30/4/2018).

Identitas Ande yang berprofesi sebagai anak koin juga dibenarkan oleh kerabat  korban,  Ipah Latipah. Korban dinyatakan belum kembali ke rumah selama dua hari setelah sebelumnya pada sabtu (28/4/2018) malam, pamit untuk bekerja di Pelabuhan Merak.

“Dia sudah dari malam minggu.  (bekerja, red) Nyelam,  loncat dari kapal itu. Ada sekitar 2 hari ngga pulang ke rumah,” kata Ipah ditemui di Rumah Sakit Panggungrawi Cilegon.

Selama dua hari,  papar Ipah, keberadaan keponakannya terus dicari oleh keluarga. Setelah pada hari ini,  jasad keponakannya ditemukan tewas mengambang di laut dekat dermaga I.

“Sempat cari-cari,  hanya enggak tahu kemana.  Baru tadi pagi,  ada orang yang bilang di pelabuhan ada mayat.  Namanya Ande. Langsung saya ke sana, ” ujarnya.

Sementara itu,  Kapolsek Kawasan Pelabuhan Merak,  AKP Salahudin mengatakan,  dari pengakuan sejumlah saksi,  korban diketahui berprofesi sebagai anak koin.  Untuk penyebab kematian korban, kata Kapolsek, masih diselidiki oleh pihaknya secara intensif.

“Informasi dari keluarga seperti itu, (profesi korban, red) anak koin.  Saat ini penyebab masih kami selidiki, ” jawabnya singkat (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here