CILEGON, SSC – Mantan Walikota Cilegon, Edi Ariadi yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Banten menyatakan, Walikota dan Wakil Walikota, Helldy Agustian-Sanuji Pentamarta dalam menjalankan program pembangunan saat ini di Kota Cilegon diminta tidak menyimpang dari Undang-undang (UU). Kebijakan yang dijalankan harus berkesinambungan dengan pembangunan yang dijalankan kepemimpinan pemerintah sebelumnya.
Hal ini dinyatakan Edi merespon pernyataan Helldy-Sanuji yang bakal tidak melanjutkan sejumlah mega proyek dimasa kepemimpinannya antara lain pembangunan Jalan Lingkar Utara (JLU) dan Pelabuhan Warnasari.
Dijelaskan Edi, mega proyek yang masuk dalam program prioritas RPJMD Kota Cilegon dikala dia menjabat walikota telah dibuat sesuai mekanisme. Program RPJMD juga telah disinkronisasikan dengan program pusat pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Nasional sesuai Undang-undang (UU) Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.
Artinya, kata Edi, mega proyek dalam RPJMD adalah amanah yang harus dijalankan dan apalagi telah diperdakan. Oleh karenanya, kebijakan yang akan diambil kepala daerah yang baru dengan tidak melanjutkan pembangunan kepala daerah lama jangan sampai menyimpang dari UU.
“Mekanisme perencanaan pelaksanaan pembangunan ada jangka panjangnya. Ada rencana jangka menengahnya. Itu adalah amanat, sudah ada dalam perda. Jadi jangan menyimpang. RPJP-nya seperti apa, kita harus kesana,” kata Edi kepada awak media usai Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Cilegon di Hotel Sari Kuring Indah, Rabu (7/4/2021).
Menurutnya, jika pun nanti mega proyek pemerintahan lama diteruskan dan dalam perjalanan dievaluasi Helldy-Sanuji karena tidak sesuai harapan, bukan berarti dihentikan. Justru seorang kepala daerah harus bisa meningkatkannya.
“Kalau pun nanti dalam perjalanannya evaluasinya kurang bagus, (kepala daerah) harus berusaha meningkatkan semuanya. Jangan malah berbeda, engga bisa begitu,” ujarnya.
Untuk itu, Edi berharap agar Helldy-Sanuji tetap dapat memenuhi janji politiknya namun tidak mengabaikan juga pembangunan yang telah berjalan di Kota Cilegon.
“Yang penting jangan sampai terputus, jadi kontinuitas, kesinambungan itu harus ada. Kan pembangunan kita itu harus berkesinambungan, jangan malah diputus. Jadi harus Sustainable development (pembangunan berkelanjutan),” pungkasnya. (Ully/Red)

