CILEGON, SSC – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan ultimatum segera mencabut izin kapal berusia tua yang secara sengaja dioperasikan untuk mengangkut penumpang saat mudik lebaran ini. Pencabutan izin ini dilakukan, sebagai upaya untuk menjamin keselamatam pemudik dalam penyeberangan.

“Saya tidak akan main-main dalam mencabut izin trayek jika terbukti ada kapal-kapal tua yang sengaja mengangkut penumpang,” kata Budi Karya saat meninjau arus mudik di Posko Terminal Terpadu Merak (TTM), Senin, (11/6/2018).

Bila melihat dari usia, kata Menhub, kapal yang tergolong tua dinilai sudah tidak laik untuk jalan. Belum lagi kecepatannya juga cenderung menurun dan kapasitas angkut penumpang sedikit dari kapal tua yang kebanyakan berukuran kecil.

“Keberadaan kapal tua sangat identik dengan kecepatan yang rendah, kapasitas kecil. Hadi kalau memang kapal itu beroperasi maka akan lebih tidak efektif lagi,” ujarnya.

Menurutnya, pelabuhan penyeberangan seperti lintasan Pelabuhan Merak – Balauheni sudah harus mengoperasikan kapal berukuran besar. Hal itu sudah dilakukan agar pelayanan penumpang pada jasa transportasi penyeberangan dapat terus ditingkatkan.

“Kalau masih ada kapal-kapal kecil dan kecepatan rendah maka sangat mengganggu sekali,” paparnya.

Untuk menseriusi keberadaan kapal tua itu, kata Menhub, perusahaan pelayaran diberikan batas operasi hingga Desember 2018 mendatang. Pihaknya juga meminta agar pemerintah daerah turut membantu pihaknya untuk menginformasikan hal tersebut.

“Kita minta agar Pak Gubernur, Pemda maupun Kapolda untuk mensosialiasikan intruksi, jika Desember 2018, kapal tua tidak lagi beroperasi seperti biasanya,” ungkapnya. (Ully/red)

Komnetar anda tentang berita diatas?