Ketua DPW NasDem Banten, Edi Ariadi saat di Kantor NasDem Banten. Foto Dokumentasi

SERANG, SSC – Ketua DPW Partai NasDem Banten, Edi Ariadi yakin pasangan calon (paslon) kepala dan wakil kepala daerah di 4 pilkada kota/kabupaten di Banten yang diusung partainya bisa memberi performa terbaik saat debat publik. Karena 4 paslon yang diusung, kata Edi, didominasi incumbent di mana tentu memiliki strategi dan pengalaman di pemerintahan.

Hal itu dikatakan Edi membandingkannya kala dirinya mengikuti debat publik sebagai calon wakil walikota Cilegon incumbent di Pilkada 2016 lalu.

“Pasti sudah punya senjata masing-masing. Karena sepengalaman saya itu, incumbent sudah tahu strateginya,” ujarnya, Kamis (12/11/2020).

Diketahui, dari 4 pilkada di Banten, Nasdem di Pilkada Cilegon mengusung Paslon Walikota dan Wakil Walikota, Ratu Ati Marliati-Sokhidin. Untuk Pilkada Kabupaten Serang, Nasdem mengusung Paslon Bupati dan Wakil Bupati, Ratu Tatu Chasanah-Pandji Tirtayasa.

Kemudian di Pilkada Pandeglang, Nasdem mengusung Paslon Bupati, Irna Narulita dan Wakil Bupati, Tanto Arban. Sementara di Pilkada Tangerang Selatan, partai besutan Surya Paloh ini mengusung Paslon Walikota dan Wakil Walikota, Muhammad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (Sara). Dalam 4 pilkada kota/kabupaten ini, Nasdem mengusung 3 paslon incumbent.

Baca juga  Pemkot Cilegon Cicil Rp 30 Miliar Beli Lahan Milik PT KS

Edi tidak merasa khawatir paslon yang diusung akan memberi performa terbaik saat debat publik meski tidak semuanya berlatar incumbent.

“Tangsel kan enggak, beliau bukan petahana tetapi dia sekretaris daerah. Jadi tiga saja, Irna, Tatu dan bu Ati,” terangnya.

Menurutnya, mengenai yang akan dibahas dalam debat publik nanti tidak akan keluar dari program dan visi-misi paslon. Materi yang dibahas tidak akan jauh dengan isu-isu terkait tenaga kerja, kemiskinan, pendidikan, hajat hidup masyarakat, kesejahteraan dan sebagainya. Termasuk materi yakni penanganan pencegahan Covid-19 di Cilegon.

Edi juga Walikota Cilegon ini menyatakan, meski paslon sudah memiliki pengalaman di pemerintahan tetapi isu-isu tersebut diminta tetap dipelajari. Paslon jangan hanya mengetahui permasalahan di Cilegon saja tetapi juga harus mempunyai solusinya.

“Indonesia itu kan negara yang kemiskinannya tinggi. Jadi isu-isu harus terus (dipelajari). Kalau kita keluar dari isu, misalnya miskin, tapi tidak ada (solusi) pemberdayaannya, (kemiskinan) nggak bakal lah (teratasi),” paparnya.

Baca juga  APBD Tahun 2021 Kota Serang Defisit 75 Miliar

Diketahui, ada 4 kota/kabupaten di Provinsi Banten yang melaksanakan pilkada yakni Pilkada Kabupaten Serang, Kota Cilegon, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Pandeglang.

Rencananya debat publik Pilkada Kabupaten Serang akan diselenggarakan 3 kali. Sesi pertama akan digelar pada 18 November 2020 di Inews TV. Sesi kedua tanggal 25 November di Jawapos Tv dan ketiga pada 2 Desember di Kompas TV

Untuk debat publik Pilkada Cilegon akan digelar 2 kali. Sesi pertama pada 21 November 2020 di Inews Tv dan terakhir pada 28 November di Metro TV.

Kemudian debat publik Pilkada Pandeglang akan digelar dua kali. Pertama pada 23 November di Kompas TV dan kedua pada 4 Desember di Metro TV.

Sementara debat publik Pilkada Kota Tangerang Selatan akan digelar dua kali. Pertama pada 22 November di Kompas TV dan terakhir pada 3 Desember di Metro TV. (Ronald/Red)