CILEGON, SSC – Seorang pria berinisial AM (33) ditangkap anggota polisi yang sedang piket karena kedapatan membawa senjata tajam tanpa izin di Polsek Pulomerak, Jumat (8/11/2019) kemarin.

Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana, membernarkan adanya telah menahan seorang pemuda AM (33) asal Kopo, Bandung, Jawa Barat yang membawa senjata tajam tanpa izin masuk ke Kantor Polsek Pulomerak.

“Ketika di markas Polsek Pulomerak petugas piket jaga Brigadir Agus Damai dan Bripka Pesta melihat seorang laki-laki yang mencurigakan gerak geriknya hendak masuk ke halaman polsek. AM yang langsung masuk dan hendak mendekat ke arah petugas jaga lalu berusaha bertanya kepada laki-laki tersebut karena membawa bingkusan yang mencurigakan. Petugas pun meminta agar lalu-laki tersebut membuka isi tas tersebut. Sempat laki-laki itu enggan membuka bungkusan yang dibawanya. Tapi petugas tetap meminta dan memaksa agar bungkusan tersebut dibuka,” kata Kapolres melalui siaran rilisnya,” Minggu (10/11/2019).

Saat laki-laki tersebut membuka jaketnya, sambung Yudhis, rupanya didalam jaket tersebut, petugas mendapatkan sebilah kampak dari balik jaket dan untuk mengantisipasi perlawanan atau hal hal yang tidak diinginkan, selanjutnya yang bersangkutan langsung diamankan diruang Reskrim Polsek Pulomerak untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Dari identias yang ditemukan petugas, AM (33) merupakan warga Kopo, Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung Jawa Barat. Di identitas tersebut terungkap AM (33) berprofesi sebagai wiraswasta.”

“Atas perbuatannya pelaku membawa senjata tajam tanpa izin melanggar pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat No 12 Tahun 1951, dengan hukuman penjara Setinggi-tingginya 10 tahun,” ujarnya. (Ully/Ronal/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here