CILEGON, SSC – Kasi Kesehatan Hewan pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertenakan Kota Cilegon, dr Dina Safitri menyatakan, Cilegon saat ini kekurangan vaksin rabies. Padahal ratusan hewan dinyatakan terinveksi rabies.

“Cilegon kekurangan 200 VAR (Vaksin Anti Rabies, red) di tahun ini. Oleh karena itu, kita ingin ada penambahan VAR untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan akibat gigitan anjing,” kata Dina kepada SSC, Senin (7/5/2018)

Dina mejelaskan, stok VAR saat ini sebanyak 100. Sementara kebutuhan yang harus dimiliki Kota Cilegon sebanyak 300 stop vaksin.

“Tahun kemarin kita ada stok vaksin 300,” ujarnya.

Dari 300 stok sudah kita gunakan 200 vaksin, jadi masih tersisa 100 stok VAR. Sisa 100 vaksin ini sangat kurang mengingat Kota Cilegon merupakan merupakan jalur transit kapal laut.

Selain itu, kendaraan hilir-mudik dari Sumatra dan Jawa dan banyak ekor anjing yang terkena penyakit rabies, jelasnya.

Meski Cilegon kekurangan vaksin rabies, Dina mengaku, Cilegon bebas dari penyakit rabies dan tidak ada korban dari akibat gigitan anjing yang terinfeksi virus rabies. (Ully/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here