CILEGON, SSC – Pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19 (Virus Corona) di Kota Cilegon lebih mendominasi dibandingkan dengan status lainnya.
Bagaimana tidak berdasarkan Peta Sebaran Covid-19 Kota Cilegon pada, Rabu (1/7/2020) pada pukul 16.00 WIB mencapai 630 orang dan pada Kamis (2/7/2020) pukul 16.00 WIB kembali meningkat sebanyak 636 orang.
Sementara untuk total pasien berstatus ODP (Orang Dalam Pengawasan) mencapai 701 orang. PDP (Pasien Dalam Pengawasan) sebanyak 129 orang dan pasien positif corona mencapai 37 orang.
Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon Dana Sujaksana tak menampik bila Pemkot Cilegon tidak dapat menghindari bertambahnya kasus OTG (Orang Tanpa Gejala) di Kota Cilegon.
“Siapa pun bisa mengalami gejala OTG virus corona. Meski begitu, yang perlu di kedepankan dalam kasus OTG ini, bagaimana pola hidup sehat masyarakat bisa diutamakan,” kata Dana kepada Selatsunda.com ditemui di Kantor BPBD Kota Cilegon,” Kamis (2/7/2020).
Lebih lanjut, Dana juga meminta agar masyarakat yang sempat melakukan perjalanan ke wilayah zona merah benar-benar mematuhi protokol kesehatan.
“Kembali kami (Pemkot Cilegon) ingatkan kepada masyarakat untuk lebih disiplin lagi dalam penerapan protokol kesehatan. Terlebih lagi, apabila mereka pernah melakukan perjalanan ke zona merah. Sering lakukan cuci tangan pake sabun, pake masker dan jaga jarak itu yang lebih utama dilakukan,” pungkas Dana.
Diberitakan sebelumnya, pada, Rabu (1/7/2020) telah ditemukan pasien OTG warga negara Pakistan dinyatakan terkonfirmasi virus corona. Sementara, pada hari ini, Kamis (2/7/2020) kembali ditemukan warga PCI (Pondok Cilegon Indah) berstatus OTG juga dinyatakan terkonfrimasi virus corona. (Ully/Red)

