Aparat gabungan baik Polda Banten, TNI dan institusi lainnya menggelar operasi penegakan dan pengendalian protokol kesehatan Covid-19 di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Kamis (24/9/2020). Foto Ronald Siagian/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Personel gabungan Polda Banten melakukan operasi dalam rangka penegakan dan pendisiplinan protokol kesehatan di Pelabuhan Merak, Kota Cielgon, Kamis (249/9/2020). Operasi digelar mengingat belakangan jumlah covid-19 di Kota Cilegon khususnya klaster pelabuhan mengalami peningkatan.

Dirsatnarkoba Polda Banten, Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan, Polda Banten sesuai dinamika dan perkembangan Covid-19 di Provinsi Banten membantu Polres Cilegon melakukan pencegahan dan pengendalian penyebaran Virus Corona di Pelabuhan Merak. Upaya ini dilakukan mengingat Pelabuhan Merak menjadi titik masuk Banten dan sentral lalu lintas penumpang menyeberang dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera yang rentan penyebaran Covid-19.

Ia menilai, Pelabuhan Merak yang padat aktivitas dan lalu lintas menjadi titik strategis Covid-19 mudah tersebar. Oleh karenanya
orang yang terpapar Covid-19 sulit dideteksi dan dilacak (tracing).

Baca juga  Temui Ratusan Massa, Walikota Serang Ajak Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19

“Titik ini menjadi strategis, karena semua aktivitas ada baik itu penumpang dan sebagainya yang susah untuk di tracing,” ujarnya saat di Dermaga Eksekutif, Pelabuhan Merak.

Selain itu, kata Dirnarkoba, Pelabuhan Merak dari informasi terbaru telah masuk sebagai klaster pelabuhan. Beberapa pekerja di pelabuhan, kata dia, terindikasi positif Covid-19.

“Ada beberapa pekerja di kawasan di pelabuhan ini yang reaktif atau positif covid-19,” tuturnya.

Untuk mengantisipasi pencegahan penyebaran Covid-19 di pelabuhan, pihaknya menurunkan 50 personel gabungan menindak penumpang, pekerja atau sasaran lain yang melanggar. Mereka yang melanggar seperti tidak menggunakan masker disanksi sosial dan tertulis.

“Tindakan kami mengacu pada perwal Cilegon terkait penganangan covid-19 ini baik sanksi tertulis maupun sosial yang kami lakukan. Dan kegiatan ini akan dilakukan terus. Tadi kami temukan beberapa pelanggar baik itu sopir atau pekerja di kawasan pelabuhan yang tidak menggunakan masker kita berikan sanksi sosial. Membersihkan pelabuhan, membersihkan jalanan,” paparnya.

Baca juga  Diduga Sakit, Warga Bojonegara Ditemukan Tewas di Hotel Regent

Ia mengungkapkan, upaya tersebut akan terus berlanjut. Operasi akan dilakukan terus menerus hingga dua pekan mendatang.

“Sehari bisa enam kali. Sesuai dinamika pelabuhan. Kalau nanti ramainya sore, kami akan melakukan sore sampai nanti malam,” pungkasnya. (Ronald/Red)