20.1 C
New York
Kamis, Juni 11, 2026
BerandaPeristiwaPelayanan Pasien Covid-19 di Rusunawa Disetop, Walikota Syafruddin: Secepatnya Anggaran Turun

Pelayanan Pasien Covid-19 di Rusunawa Disetop, Walikota Syafruddin: Secepatnya Anggaran Turun

-

SERANG, SSC – Walikota Serang, Syafruddin menyatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang tengah mengajukan anggaran Biaya Tak Terduga (BTT) tahun anggaran 2021 sebesar Rp 10 miliar untuk alokasi seluruh biaya penanganan Covid-19 di rumah susun sederhana (Rusunawa) Margaluyu, Kecamatan Kasemen. Hal itu dikatakannya menyikapi disetopnya sementara pelayanan pasien Covid-19 di rusunawa karena terkendala anggaran.

Mudah-mudahan, sambungnya, anggaran secepatnya dapat turun sehingga masalah dapat tertangani.

“Insya Allah secepatnya, kemarin kita panggil Dinkes ke sini sedang diajukan anggarannya mudah-mudahan Minggu ini sudah tidak ada masalah, kurang lebih Rp 10 miliar,” kata Syafrudin kepada awak media ditemui di Puspemkot Serang, Kamis (7/1/2021).

Ia menyampaikan, nantinya anggaran itu akan dibagi ke beberapa pos seperti untuk tenaga kesehatan, kebutuhan makan para pasien dan sebagainya. Diharapkan anggaran yang telah diajukan dapat mencukupi kebutuhan di rusunawa hingga akhir tahun 2021.

“Jadi dalam rangka pengajuan ini (anggaran) dari pada di sana nggak dikasih makan lebih baik isolasi mandiri di rumah,” tandasnya.

Sebelumnya pada Senin (4/1/2021), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang menghentikan sementara pelayanan pasien tanpa gejala Covid-19 di Rumah Susun Sederhana (Rusunawa) Margaluyu, Kecamatan Kasemen. Hal ini disebabkan karena proses penganggaran Rusunawa untuk Tahun Anggaran 2021 masih dilakukan hingga Februari mendatang.

Penghentian sementara pelayanan tersebut mengakibatkan dua orang pasien yang menjalani isolasi mandiri dialihkan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Serang. (SSC-03/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen
- Advertisment -DEWAN 2