20.1 C
New York
Jumat, Maret 13, 2026
BerandaPemerintahanPembahasan RPJMD Cilegon, Pansus Terima Masukan Sumber Pembiayaan Anggaran Dimasukkan dalam Isu...

Pembahasan RPJMD Cilegon, Pansus Terima Masukan Sumber Pembiayaan Anggaran Dimasukkan dalam Isu Strategis

-

CILEGON, SSC- Panitia khusus (pansus) mulai membahas Raperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Cilegon 2025-2029. Dalam rapat yang digelar di DPRD secara tertutup itu, Pansus menerima masukan dari anggota salah satunya terkait dengan permintaan agar sumber pembiayaan dapat dimasukan dalam isu strategis RPJMD.

Ketua Pansus Raperda RPJMD Kota Cilegon, Ayatullah mengatakan, pihaknya saat ini dalam rapat tersebut melakukan kajian terhadap janji politik Walikota dan Wakil Walikota Cilegon, Robinsar dan Fajar Hadi Prabowo. Dalam rapat itu, kata Ayatullah, ada masukan dari anggota yang meminta agar beberapa program dari 17 program prioritas dapat dipertegas dalam RPJMD.

“Tadi teman-teman ada masukan juga, beberapa program harus dipertegas di RPJMD. Jadi terkait arahan peningkatan PAD, peningkatan yang lain, standar program yang akan dilakukan kepala daerah,” ucap Ayatullah kepada awak media, Selasa (17/6/2025).

Ayatullah menerangkan, masukan lain juga menyangkut tentang sumber pembiayaan pembangunan. Anggota menginginkan agar sumber pembiayaan dapat dimaskukan dalam isu strategis RPJMD. Salah satunya menyangkut pembangunan Pelabuhan Warnasari.

“Salah satunya, teman-teman itu ingin memasukan (sumber pembiayaan) anggaran itu, dari pusat, atau dari PAD kita atau bantuan dari industri, kerja sama dengan badan usaha. Salah satunya, kan kita mungkin seperti PCM (membangun Pelabuhan warnasari) dengan ini kan, kita harus ada investasi juga, investor yang akan masuk,” ujarnya.

Sumber pembiayaan yang diinginkan untuk dimasukan, yakni sumber pembiayaan dari industri. Salah satunya menyangkut pembangunan taman kota lewat bantuan industri.

“Kemudian terkait beberapa taman kota, terkait PAD kita, sekarang ini kita mencoba menaikan, kalau misalkan bisa kita kerja sama dengan industri di Cilegon,” terangnya.

Ia menyatakan, anggota selain sumber pembiayaan juga membahas perlu adanya koneksitas antara program prioritas dengan RPJMD. Menurut Ayatullah, ada beberapa program yang tidak terkoneksi. Diantaranya terkait pembangunan stradion mini.

“Betul, ada memang program secara kajian, ada beberapa yang tidak terkoneksi. Terkait program misalkan pembuatan stadion mini, itu tidak ada di draft RPJMD. Kemudian terkait dengan balai katihan kerja, teman-teman ingin itu dimasukan ada kerja sama dengan industri. Industry sebagai pengajar lah,” paparnya.

Ia mengungkapkan, RPJMD ini akan dibahas lebih konprehensif dalam rapat gabungan. Rencananya Pansus akan mengadakan rapat gabungan dengan Pemkot pada tanggal 23 Juni 2025 mendatang. Di mana selanjutnya setelah itu akan dilakukan finalisasi dan diparipurnakan.

“Target RPJMD itu kan 30 hari. Jadi kita tanggal 23 juni, rapat gabngan, kemudian finalisasi dan paripurna. Kita diakhir Juni atau awal Juli harus selesai,” pungkasnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen