20.1 C
New York
Sabtu, Mei 9, 2026
Beranda Peristiwa Pemkot Cilegon dan Paguyuban Patroli di JLS, Terapkan Pembatasan Operasional Truk Tambang

Pemkot Cilegon dan Paguyuban Patroli di JLS, Terapkan Pembatasan Operasional Truk Tambang

0
43

CILEGON, SSC – Pemerintah Kota Cilegon bersama dengan Paguyuban Galian Lingkar Selatan (PGLS) melakukan kegiatan patroli bersama di Jalan Lingkar Selatan (JLS), Sabtu (9/5/2026). Patroli ini merupakan pengawasan terhadap truk tambang menindak lanjuti surat edaran terkait pembatasan operasional kendaraan di JLS.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon, Heri Suheri mengatakan, patroli tersebut merupakan tindak lanjut kesepakatan antara Pemkot Cilegon dan PGLS.

“Jadi ini adalah hasil silaturahmi dan kesepakatan Pak Walikota (Robinsar) dan PGLS. Membatasi operasional kendaraan tambang mulai dari jam 06.00 pagi sampai jam 08.00 pagi, dan jam 16.00 sore sampai jam 19.00 malam,” ujar Heri dilokasi kepada media.  

Heri menyatakan, kebijakan tersebut diputuskan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat Kota Cilegon saat melintas di JLS.

“Ini kan ada inisiatif, keinginan dari kita dan PGLS untuk memberikan pelayanan, keselamatan lalu lintas. Karena pada saat jam sibuk, pada sekali, jadi (penerapan pembatasan menjadi) agar lancar,” ucapnya.

Ia mengaku, pembatasan operasional kendaraan truk itu telah disosialisasi.

“Mulai hari ini, Rabu ketemu, Kamis dan Jumat  sosialsaisi, pasang spanduk selebaran,” paparnya.

Penerapan aturan tersebut, baru saja diberlakukan. Kata Heri, sambil berjalan nanti akan ada evaluasi.

“Ini sambil berjalan, tentunya kita monitor, kita evaluasi terus. Ada yang kurang, nanti kita perbaiki lagi,” terangnya menjelaskan pihaknya menurunkan 20 personel untuk melakukan patroli.

Ketua PGLS Kota Cilegon, Suryani mengatakan, penerapan ini merupakan upaya kesekian kali untuk menjaga ketertiban lalu lintas di JLS. Agar pengguna saat melintas dapat aman dan nyaman.

“Ini usaha kita kesekian kalinya untuk menjaga ketertiban di lingkar selatan, supaya pengguna jalan nyaman dan masyarakat khususnya. Ini kesepakatan yang kita buat bersama antara Pemkot dengan PGLS, melihat galian di jalan lingkar selatan. Dan mudah-mudahankedua belah pihak mejaga komitmen. Artinya bagaimana menjaga ketertiban di jalan lingkat selatan,” pungkasnya. (Ronald/Red)