Asda III Kota Cilegon, Dana Sujaksani memberi sambutan di acara Penginputan Data Dasar Sistem Informasi Jabatan Kota Cilegon (Si JaGo) di Aula II Setda Kota Cilegon, Senin (11/11/2019). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Perkembangan era globalisasi berbasis IT  yang terus menunjukkan eksistensinya memberikan dampak yang sangat luas dan menjadi daya dorong tersendiri terhadap upaya pengembangan inovasi pemerintah dalam penatakelolaan sistem pemerintahan menuju pada tataran efektivitas dan efisiensi yang optimal.

Pemanfaatan tekhnologi ini menjadi sebuah terobosan baru melalui pengembangan sistem database yang terintegrasi guna memudahkan penatakelolaam sistem pemerintahan.

Sejalan dengan dinamika tersebut dan sebagai salah satu upaya pencapaian reformasi birokrasi dalam aspek penataan sumber daya aparatur melalui implementasi Analisa Jabatan, Analisa Beban Kerja, Evaluasi Jabatan Dan Standar Kompetensi Jabatan yang berbasis jaringan menjadi salah satu inovasi daerah dalam perencanaan penataan sumber daya aparatur dengan memanfaatkan sistem komputerisasi.

Demikian disampaikan Asda III Kota Cilegon
Dana Sujaksani di acara Penginputan Data Dasar Sistem Informasi Jabatan Kota Cilegon (Si JaGo) di Aula II Setda Kota Cilegon, Senin (11/11/2019).

“Sejauh pengamatan saya, saat ini fungsi analisa jabatan, analisa beban kerja, evaluasi jabatan dan standar kompetensi jabatan ini dipandang kurang efektif dan sebelah mata dalam penatakelolaan sistem pemerintahan. Paradigma inilah yang perlu kita rubah dan perbaharui agar kedepan sistem ini memiliki peran strategis dalam penatakelolaan sistem pemerintahan” kata Dana.

Dana menambahkan, Analisa Jabatan, Analisa Beban Kerja, Evaluasi Jabatan Dan Standar Kompetensi Jabatan ini menjadi salah satu tolak ukur untuk meningkatkan produktivitas kerja pegawai.

Baca juga  Dibandingkan Idul Adha, Penumpang Pelabuhan Merak Saat Libur Maulid Nabi Turun 26 Persen

“Penerapan sistem pemerintahan yang professional menjadi sebuah tuntutan perkembangan jaman seiring dengan meningkatnya pola pikir masyarakat yang semakin maju”, tambahnya.

Paparan tentang Penginputan Data Dasar Sistem Informasi Jabatan Kota Cilegon (Si JaGo) di Aula II Setda Kota Cilegon kepada para peserta

Ia menegaskan bahwa dengan kuantitas volume kerja yang tinggi namun waktu kerja efektif yang terbatas, maka perlu adanya sebuah sistem yang dapat mengakomodir penataan aparatur secara cepat, akurat, efektif, dan efisien sehingga memiliki output/outcomes yang maksimal dalam penataan sumber daya aparatur, terutama dalam penyediaan data dan informasi bagi penyusunan kebijakan perencanaan terkait dengan penatakelolaan sumber daya aparatur.

“Atas dasar pemikiran tersebut, Pemerintah Kota Cilegon melalui Bagian Organisasi dan Reformasi Birokrasi meluncurkan mebuat Sistem Informasi Jabatan Kota Cilegon (Si JaGo) yang merupakan penggabungan antara kegiatan penyusunan Analisis Jabatan, Analisis Beban Kerja, Evaluasi Jabatan Dan Standar Kompetensi Jabatan yang berbasis jaringan dengan tujuan untuk memfasiltiasi penataan sumber daya aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon, dengan harapan ke depan penerapan sistem ini akan menjadi sumber data/informasi yang akurat serta sebagai salah satu pemenuhan persyaratan dalam penerimaan CPNS di tahun tahun mendatang,” tegas mantan Kepala Dinas Kota Cilegon.

Baca juga  Dibandingkan Idul Adha, Penumpang Pelabuhan Merak Saat Libur Maulid Nabi Turun 26 Persen

Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi dan Reformasi Birokrasi Sam Wangge menyampaikan bahwa maksud dari penyusunan Sistem Informasi Jabatan Kota Cilegon (Si JaGo) berbasis jaringan ini adalah dalam rangka memfasilitasi perencanaan penataan sumber daya aparatur melalui penyediaan data dan informasi yang akurat. Sedangkan tujuan penyusunan Sistem Informasi Jabatan Kota Cilegon (Si JaGo) berbasis jaringan ini adalah sebagai salah satu tools dalam pemenuhan data dan informasi yang terintegrasi terkait dengan sumber daya aparatur sekaligus sebagai upaya memfasilitasi perencanaan penataan sumber daya aparatur melalui penyediaan data dan informasi yang akurat.

Lebih lanjut, Sam Wangge mengatakan bahwa lingkup kegiatan ini meliputi pengumpulan data, entry database, dan pengembangan sistem informasi. “Kegiatan hari ini adalah penginputan data dasar dari sistem yg sedang kita bangun, saya berharap perangkat daerah mengikuti kegiatan ini dengan serius, karena sistem ini yg kedepan akan dijadikan acuan dalam pengembangan dan penataan SDM aparatur dilingkungan pemerintah Kota Cilegon” kata Sam Wangge.

Dalam kesempatan tersebut, seluruh Sekretaris dan kasubag Umum Kepegawaian di Lingkungan Pemerintah Kota Cilegon juga di bekali dengan pengetahuan seputar pengelolaan dan pemanfaatan sistem informasi jabatan oleh Nurwata salah satu pakar IT di Banten (ADV)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini