20.1 C
New York
Minggu, Mei 24, 2026
Beranda Peristiwa Pemkot Cilegon Sebut Sebanyak 8 Tambang di Cilegon Picu Banjir

Pemkot Cilegon Sebut Sebanyak 8 Tambang di Cilegon Picu Banjir

0
457

CILEGON, SSC – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Banjir Kota Cilegon yang juga Plt Sekda Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra, menyebut ada sebanyak 8 titik lokasi tambang di 4 kecamatan di Kota Cilegon menjadi pemicu banjir. Hal ini disampaikan saat inspeksi mendadak (sidak) di lokasi tambang, Selasa (20/1/2026).

Diketahui dari data yang Dinas Satpol PP Kota Cilegon, tercatat ada sebanyak 32 tambang di Cilegon. Delapan diantaranya disebut picu banjir yang berada di 4 kecamatan yakni Kecamatan Cilegon, Kecamatan Cibeber, Kecamatan Citangkil dan Kecamatan Ciwandan.

“Total ada 32 tambang. Ada 8 titik tersebar di 4 kecamatan jadi penyebab Kota Cilegon,” kata Aziz.

Plt Sekda menambahkan, tambang-tambang tersebut telah ditutup sementara sampai waktu yang tidak bisa ditentukan.

“Semua yang terdampak banjir (4 kecamatan) ini, sudah ditutup sementara,” tegas Aziz.

Aziz menegaskan, penghentian aktivitas ini berlaku efektif mulai hari ini hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Kebijakan ini tidak hanya menyasar tambang ilegal, tetapi juga tambang yang memiliki izin resmi namun terbukti memicu dampak lingkungan yang merugikan masyarakat.

“Bagi yang tidak berizin sudah ditutup permanen oleh provinsi. Sedangkan yang masih memiliki izin, kami minta menghentikan aktivitas nya sementara sampai waktu yang tidak ditentukan,” tegasnya.

Dalam pelaksanaannya, Pemkot Cilegon melibatkan petugas gabungan dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta unsur TNI dan Polri untuk melakukan pengawasan rutin di lapangan guna memastikan tidak ada aktivitas sembunyi-sembunyi.

“Mulai hari ini petugas akan melakukan pengecekan. Kami ingin menjaga lingkungan serta sarana prasarana di Cilegon agar tidak cepat rusak,” pungkas Aziz. (Ully/Red)