CILEGON, SSC – Tiga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Cilegon yang baru dibangun, saat ini kondisinya masih kekurangan ruang kelas. Akibat masih kurangnya ruang kelas, pihak sekolah mengatur jam masuk sekolah pagi dan siang hari.
Dengan adanya kondisi itu, Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon pada 2026 berencana akan menambah 12 ruang kelas baru di tiga SMP baru di Kota Cilegon. Yakni, SMP 12, SMP 14 dan SMP 15.
“Untuk SMP 12 rencana akan membangun 2 ruang kelas baru. SMP 14 akan dibangun 5 ruang kelas baru dan SMP 15 akan dibangun 5 ruang kelas baru. Total ruang kelas baru yang akan dibangun sebanyak 12 kelas,” ujar Kepala Dindikbud Cilegon, Heni Anita Susila kepada Selatsunda.com,” Selasa (7/10/2025).
Pada rencana itu, kata Heni, Dindikbud akan menggelontorkan anggaran hingga Rp 3,8 miliar. Untuk penambahan ruang keals di SMP 12 dianggarkan Rp 1,5 miliar, SMP 14 Rp 1,5 miliar dan SMP 15 sebesar Rp 700 hingga Rp 800 juta.
“SMP 12 ini kan merupakan sekolah baru, bangunan sudah ada tapi belum terpenuhi semuanya. Jadi untuk belajar mengajar, pihak sekolah mengatur jam belajar. Ada yang masuk pagi dan masuk siang. Begitu juga di SMP 11, karena peminatnya cukup membludak, jadi tak bisa menampung jumlah kelas dengan banyaknya siswa,” ujar Heni.
Selain membangun ruang kelas, Pemkot rencananya juga akan membangun infrastruktur pendidikan. Rencananya, Pemkot Cilegon menggelontorkan Rp30 miliar.
“Kedua juga gedung sekolahnya, yang sekolah baru ya. Ini gedung sekolah baru yang masih pagi siang dan sore gitu kan sekolahnya. Itu kita fasilitas juga kita beresin selama lima tahun ini,” ucapnya. (Ully/Red)

