20.1 C
New York
Minggu, Mei 24, 2026
BerandaPeristiwaSebanyak 11 SPPG di Cilegon Belum Punya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

Sebanyak 11 SPPG di Cilegon Belum Punya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

-

CILEGON, SSC – Sampai saat ini ada sebanyak 11 Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memberikan pelayanan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Cilegon. Dari jumlah tersebut, belum ada SPPG yang mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

“Belum (tersertifikasi), semuanya belum, dari total 11. Karena ini program, jadi berjalan saja dulu, kebutuhan percepatan,” ujar Sekretaris Percepatan Penyelenggaraan MBG Kota Cilegon Heni Anita Susila usai rapat percepatan MBG di Ruang Asda Kota Cilegon, Selasa (7/10/2025).

Meski saat ini ada sebanyak 11 SPPG yang telah beroperasi, Pemkot Cilegon melakukan monitoring. Saat ini seluruh unsur yang ada di Satgas Penyelenggara MBG, baik Dindikbud, Dinkes dan lainnya melakukan pengawasan. Bukan hanya pengawasan, tetapi juga memberikan pelatihan kepada pekerja dapur.

“Kita mengadakan monitoring. Sekarang ini Dindik, Dinkes, semua tim melakukan monitoring, bahkan melakukan pelatihan bagi pekerja dapur sehinga makanan sehat. Kemudian LH juga (pengawasan) limbah cairnya, langsung ke dapurnya. Insya Allah itu untuk mengantisipasi semua kasus yang bisa terjadi. Dengan begini kita sudah antisipasi,” ucapnya.

Heni menjelaskan, untuk memastikan makanan yang disajikan aman SPPG harus memiliki SLHS. Saat ini, proses sertifikat sedang ditempuh SPPG.

“(Untuk makanan higenis) (harus) Sertifikat. Itu nanti disurvei, itu untuk memastikan. Itu mulai dari sekarang,” terangnya.

Dalam memenuhi itu, kata Heni, SPPG harus mengurus beragam perizinan maupun sertifikat dibanyak pintu, seperti sertifikat halal di Dinas Koperasi, kemudian pengelolaan limbah di Dinas Lingkungan Hidup (LH) dan perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cilegon.

Ia menyinggung, Pemkot Cilegon dalam menjalankan program MBG menargetkan sebanyak 40 SPPG. Saat ini ada sebanyak 11 SPPG yang melayani MBG.

Saat ini, kata Heni, dua dapur SPPG sedang dibangun, sedangkan tiga lainnya baru akan didirikan, kerjasama antara Polres Cilegon dengan Pemkot Cilegon. Seluruhnya akan menyasar pelajar mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA, SMK, hingga madrasah dibawah kewenangan Kementerian Agama.

“(Baru) ada 11 dapur di Kota Cilegon, sebetulnya 13 tapi yang dua on proses. Itu hampir 3.500 per dapur sasarannya, sudah 30 persen yang terlayani. Yang tiga sedang dipersiapkan, jadi nanti total ada 16 dapur MBG, rencana di Cilegon nanti ada 40 dapur, penerima MBG nya sekitar 130 ribu,” tuturnya.

Target 40 SPPG itu untuk melayani 130 ribu penerima manfaat. Saat ini baru ada 11 yang sudah beroperasi dan baru menyasar sekitar 3 ribu pelajar serta 500 lansia, ibu hamil dan menyusui. (Ully/Red)

Administrator
Administratorhttps://selatsunda.com
Selatsunda.com adalah portal berita yang menyajikan informasi terkini, baik peristiwa, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, maritim dan lifestyle di Banten maupun Nasional.
- Advertisment -DEWAN 2