CILEGON, SSC- Pemerintah Kota (Pemkot) menargetkan sebanyak 1.447 mahasiswa akan menerima beasiswa full sarjana pada 2022.
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon, Heni Anita Susila mengatakan, program pemberian beasiswa full sarjana pada tahun 2021 telah menyasar sebanyak 523 mahasiswa. Pada tahun ini, program 5.000 beasiswa full sarjana yang masuk dalam janji politik Walikota Cilegon Helldy Agustian dan Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta, ditingkatkan dengan menyasar 1.447 mahasiswa.
“Karena ini program janji kampanye kepala daerah, maka harus segera kita (Dindik Cilegon) tuntaskan hingga RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah). Jadi setiap tahunnya bertahap,” kata Heni kepada Selatsunda.com, Rabu (6/4/2022).
Heni mengaku, jika pada tahun lalu, pemerintah baru merealisasikan 523 mahasiswa dari target yang diinginkan sebanyak 1.000 mahasiwa.
“Jadi kan di 2021 baru terserap 523 mahasiwa dari 1.000. Masih tersisa 477 mahasiwa lagi yang belum kami realisasikan. Nah, di 2022 ini kami buka kembali 1.000 mahasiwa, karena masih ada sisa 447 mahasiswa, jadi total di 2022 kami targetkan ada 1.477 mahasiwa penerima program beasiswa full sarjana,” ungkapnya.
Mantan Kadis DP3AKB menjelaskan, setiap semester masing-masing mahasiwa menerima bantuan beasiswa full sarjana sebesar Rp 3 juta. Untuk 2021 alokasi anggaran yang telah dikucurkan sebesar Rp 1,56 miliar. Sementara pada tahun ini anggaran dialokasikan sebesar Rp 4,43 miliar.
“Jadi setiap tahun itu kita menargetkan 1.000 anak terima beasiswa full sarjana. Jadi meski, Pak Wali dan Wakil habis di 2023, program full sarjana masih terus berlanjut,” jelas Heni.
Terkait dengan perguruan tinggi mana saja yang telah dijalin kerja sama dalam pemberian beasiswa tersebut, Heni menuturkan, saat ini ada 4 universitas di Banten. Keempat yang telah menjalin MoU (Memorandum of Understanding) yaitu, Untirta, UIN SMH Banten, UNIVAL dan STTIKOM Insan Unggul.
Ia menyatakan, dalam perkembangannya ada sekitar 11 universitas yang telah mengajukan permohonan kerja sama dan permohonan tengah diproses pihaknya.
“Saat ini 11 universitas yang mengajukan permohonan kerjasama ke Pemkot Cilegon tengah kami seleksi. Nanti sistemnya, ketika ada penerimaan mahasiwa baru, pihak kampus itulah yang akan mengajukan ke kami (Pemkot Cilegon),” pungkasnya. (Ully/Red)

