CILEGON, SSC – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DKCS) Kota Cilegon melalukan jemput bola ke berbagai sekolah di Kota Cilegon untuk melakukan perekaman w-KTP untuk anak usia 16-17 tahun.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Pusat Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) pada DKCS Kota Cilegon Heryati mengatakan, perekaman e-KTP ini guna meningkatkan target yang ingin di capai oleh nasional untuk perekaman KTP pemula bagi warga yang berusia diatas 17 tahun.
“Ini demi percepatan rekam e-KTP, guna akselerasi target nasional,” kata Heryati kepada awak media saat ditemui saat perekaman e-KTP untuk para siswa usia 16-17 tahun di SMK Al-Hadid Kota Cilegon, Rabu (6/4/2022)
Heryati menambahkan, berdasarkan data yang diterima DKCS Kota Cilegon, ada 54 SMA di Kota Cilegon yang akan melakukan perekaman e-KTP. Namun, sejak 34 hari, sudah 24 sekolah yang melakukan perekaman e-KTP.
“Jadi tersisa tinggal 20 sekolah lagi yang kami kejar untuk perekaman e-KTP. Dari 34 hari kami melalukan jemput bola ke sekolah-sokolah, yang telah merekam e-KTP sebanyak 1.140 siswa, yang sudah mencetak e-KTP sebanyak 568,” tambahnya
Selain dari mengejar target nasional perekaman e-KTP, lanjut Heryati, itu pun dalam rangka percepatan administrasi kependudukan untuk para siswa. Sehingga para siswa dapat mudah mengurus administrasi lain, seperti pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM).
“Jadi kalau siswa-nya ingin membuat SIM, itu akan mudah. Sebab e-KTP sudah kami buatkan,” tuturnya.
Setiap kegiatan rekam e-KTP, pihaknya membawa blanko e-KTP, KIA, dan blanko kartu keluarga. Katanya, setiap rekam e-KTP membutuhkan kurang lebih 10 menit.
“Jika jaringannya lancar, satu siswa hanya membutuhkan kurang lebih 10 menit. KTP langsung jadi saat itu juga,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala DKCS Kota Cilegon Hayati Nufus mengatakan jika pihaknya akan terus berupaya mengejar target nasional rekam e-KTP. Sehingga masyarakat Kota Cilegon pun tertib administrasi kependudukan.
“Mudah-mudahan dengan program ini, masyarakat bisa mendapatkan KTP dengan cepat. Sehingga seluruh masyarakat tertib administrasi kependudukan,” ujarnya. (Ully/red).

